Kabut Asap Muncul, Sekolah Belum Diliburkan
(RIAUPOS.CO) — MASYARAKAT Kuansing kaget dengan munculnya kabut asap, sejak Senin (26/8) pagi. Sebelumnya, mesti di kabupaten lain diselimuti asap yang terjadi akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun cuaca di Kabupaten Kuansing terlihat normal. Padahal, beberapa kecamatan di Kuansing sempat diguyur hujan, Ahad (25/8) malam.
Dengan munculnya kabut asap sejak Senin pagi itu, Pemerintah Kabupaten Kuansing melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadispora) belum meliburkan sekolah-sekolah yang ada di Kuansing. Hal itu disampaikan Kadispora Kuansing, Jupirman SPd melalui Sekretaris, Masrul Hakim.
Menurut Masrul, pihaknya belum mendapatkan laporan dari dinas kesehatan Kuansing terkait bahaya kabut asap yang terjadi sejak Senin pagi. Dispora Kuansing akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait tentang bahaya asap yang ditimbulkan oleh kebakaran lahan.
“Iya. Kabut asap baru muncul hari ini. Kita belum dapat surat terkait seberapa parah asap yang muncul hari ini. Makanya anak sekolah belum kami liburkan. Tapi kalau besok kabut asap makin tebal tentu akan diambil langkah-langkah yang terbaik,” ujar Masrul Hakim.
Masrul Hakim mengimbau kepada seluruh sekolah untuk mengingatkan kepada siswa-siswinya supaya mengurangi aktivitas di luar sekolah. “Untuk sementara, kita imbau sekolah supaya siswanya tidak banyak beraktivitas di luar ruangan,” singkat Masrul.(adv)
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…