Categories: Riau

Jalan Utama Rusak Parah, Warga Minta Perbaikan

(RIAUPOS.CO) — Jalan merupakan sarana yang sangat penting untuk masyarakat melakukan aktivitas. Begitu juga dengan keinginan masyarakat Desa Kuala Panduk, Kecamatan Teluk Meranti yang sangat mendambakan infrastruktur jalan yang baik. Hanya saja keinginan tersebut sangat berbanding terbalik, karena masih banyak terdapat jalan rusak.

Seperti Jalan Utama masuk SMP Negeri 3 Kecamatan Teluk Meranti mengalami rusak parah. Maka dari itu, masyarakat Desa Kuala Panduk dambakan perbaikan jalan tersebut.

“Ya, jalan ini sudah dibangun selama kurang lebih selama 10 tahun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan. Tapi kerusakan jalan yang terjadi sudah dialami masyarakat selama setahun belakangan ini. Sampai saat ini tidak ada perhatian dari instansi terkait (Dinas PUPR, Red) untuk perbaikan. Masyarakat Desa Kuala Panduk sudah lama mendambakan perbaikan jalan utama SMPN 3 Teluk Meranti tersebut,” terang Kepala Desa Kuala Panduk Tomjon kepada Riau Pos, kemarin.

Diungkapkannya, bahwa masyarakat Desa Kuala Panduk sudah sering mengajukan perbaikan jalan tersebut ke dalam musyawarah tingkat kecamatan, tapi tidak ada respon sedikitpun. Kerusakan jalan sangat parah, dimana terdapat beberapa lubang besar yang berbahaya bagi pengguna jalan yang melintasi jalan utama tersebut.

“ Risiko besar kalau masyarakat yang lewat di jalan sana jika malam hari, dimana kondisi yang parah masyarakat harus lebih berhati-hati. Sudah sering terjadi kecelakaan, tapi masih luka ringan. Saya berharap perhatian dari Pemkab untuk memperbaikinya, jangan ada korban meninggal dunia baru diperbaiki,” paparnya.

Tomjon menambahkan, sebelumnya pihaknya (pemerintah desa) pernah mengajukan surat ke Pemkab Pelalawan untuk pengalihan aset jalan milik Pemkab agar bisa diserahkan pemerintah desa. Alasan pengajuan surat tersebut bilamana diterima pengalihan aset jalan utama SMPN 3 Teluk Meranti bisa dibangun melalui Dana Desa.

“ Tahun lalu surat sudah kita layangkan tapi sampai kini belum juga ada respon sedikitpun. Kita berharap adalah tanggapan surat pengalihan aset tersebut oleh Pemkab, biar kita bisa bangun pakai dana desa,” ujarnya.

Hanya saja Plt Kepala Dinas PUPR Hardiansyah masih belum memberikan jawan setelah dihubungi melalui selulernya nomor 0812763582xx yang dalam keadaan tidak aktif hingga berita ini dirilis.(zed)

 

Laporan Muhammad Amin Amran, Telukmeranti

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

DED Rampung, Pembebasan Lahan Flyover Garuda Sakti Dimulai 2026

Pemprov Riau menyiapkan anggaran pembebasan lahan flyover Simpang Garuda Sakti. Ground breaking proyek direncanakan awal…

12 jam ago

Jadi Sponsor Fun Bike 2026, Pacific Optimistis Pariwisata Pekanbaru Bergeliat

Pacific menjadi sponsor Riau Pos Fun Bike 2026 di Pekanbaru, dorong pariwisata, gaya hidup sehat,…

12 jam ago

Istri Histeris Temukan Suami Tewas Tergantung di Rumah

Warga Balik Alam Mandau digegerkan penemuan pria 43 tahun yang ditemukan meninggal dunia tergantung di…

13 jam ago

Rusak Bertahun-tahun, Jalan Pematang Reba–Pekan Heran Akhirnya Masuk Anggaran

Pemkab Inhu menganggarkan Rp3 miliar pada 2026 untuk memperbaiki Jalan Pematang Reba–Pekan Heran yang rusak…

13 jam ago

Manajemen Talenta Diperkuat, Bupati Rohul Dorong Birokrasi Profesional

Pemkab Rohul memperkuat sistem merit dengan menerapkan manajemen talenta ASN dan meraih penghargaan BKN atas…

14 jam ago

Bolos Saat Jam Sekolah, Empat Pelajar SMA Terjaring Patroli Satpol PP Kampar

Empat pelajar SMA di Bangkinang terjaring patroli Satpol PP saat bolos sekolah. Petugas menegaskan tindakan…

14 jam ago