Categories: Riau

Warga Pulau Muda Kesulitan Air Bersih

KUALAKAMPAR (RIAUPOS.CO) — Berada di penghujung daerah Kabupaten Pelalawan, membuat pembangunan infrastruktur di Kecamatan Kuala Kampar masih dirasakan belum maksimal. Seperti dialami warga Desa Pulau Muda yang sangat kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. 

Lebih dari 30 tahun silam, masyarakat daerah pesisir Pelalawan ini harus menggunakan air kanal berwarna merah untuk keperluan mandi, cuci dan kakus (MCK). Warga pun meminta dan berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan dapat segera mencarikan solusi, sehingga warga tidak kesulitan mendapatkan pasokan air bersih sebagai kebutuhan vital. 

“Ya, sejak desa kami ini masih di bawah Kabupaten Kampar dan saat ini telah masuk  Pelalawan, kami terpaksa menggunakan air berwarna merah untuk keperluan MCK karena kesulitan air bersih. Memang sampai saat musim kemarau, sumber air kanal berwarna merah itu tidak mengering. Tapi tentunya airnya  tidak layak untuk dikonsumsi,” terang salah seorang tokoh masyarakat Desa Pulau Muda Bahkan korban sempat meronta dan melonjak ke permukaan air.

Ketika itu pula korban berteriak minta tolong. Bahkan rekan korban, langsung memberikan pertolongan. “Korban mengalami luka gigitan buaya pada tangan, perut dan dada,” sebut camat.

Enah bagaimana caranya, buaya melepaskan gigitannya setelah beberapa orang rekan korban menolong. Bahkan buaya tersebut menghindar dan lari. Sedangkan warga lainnya, berupaya membantu dan melarikan korban ke Puskesmas daerah itu. 

“Puskesmas merujuk korban ke RSUD Indrasari Rengat, bahkan RSUD Indrasari Rengat juga merujuk korban ke RS di Pekanbaru,” terangnya.

Ditempat terpisah, Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting Sik melalui Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran membenarkan atas kejadian itu. “Benar, ada warga Desa Talang Suka Maju diterkam buaya saat mencari ikan dan saat ini korban atas nama Kadus masih kritis,” ucapnya.

Sebelum mencari ikan, orangtua korban sempat mengingatkan dan  dilarang mencari ikan dengan menyelam karena di lokasi itu ada buaya.

Ketika turun  korban kembali dingatkan  rekannya tetapi tetap menyelam.”Belum lagi lama korban menyelam, rekan-rekannya melihat korban sudah digigt buaya,” terangnya.(gem) 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Bupati Rohul Bangga, Niken Persembahkan 4 Medali di ASEAN Para Games Thailand

Atlet difabel asal Rokan Hulu, Niken, sukses meraih empat medali di ASEAN Para Games 2025…

15 jam ago

Deteksi Dini Narkoba, Puluhan Anggota Satpol PP Inhu Dites Urine, Ini Hasilnya

Pemkab Inhu lakukan tes urine terhadap 29 anggota Satpol PP sebagai langkah deteksi dini narkoba…

16 jam ago

Jalan Lingkar Pasirpengaraian Rawan, Enam Pelaku Curas Berhasil Dibekuk Polisi

Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…

17 jam ago

Tersangka Kasus Ijazah, Oknum DPRD Pelalawan Jalani Pemeriksaan

Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…

1 hari ago

Gasak 54 Tandan Sawit, Dua Warga Alam Panjang Diciduk

Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…

1 hari ago

Anggaran Bergeser, Belasan Ruas Jalan Meranti Diprioritaskan 2026

DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.

1 hari ago