Pj Ketua PKK Kabupaten Kampar Ricana Djayanti Hambali didampingi Plh Sekda Ahmad Yuzar memasangkan selempang kepada finalis Bujang dan Dara Kabupaten Kampar mengikuti masa karantina di Hotel Bangkinang Baru, Kamis (25/4/2024). (Diskominfo Kampar untuk Riau Pos)
RIAUPOS.CO – Sebanyak 24 Finalis Bujang dan Dara Kabupaten Kampar mengikuti masa karantina selama tiga hari 25-27 April 2024 di Hotel Bangkinang Baru.
Karantina Bujang Dara 2024 ditandai dengan pemasangan selempang finalis oleh Pj Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Ricana Djayanti Hambali dan Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ahmad Yuzar, Kamis (25/4).
Ricana Hambali mengatakan, hal yang terpenting itu harus be your self. Jangan berusaha jadi orang lain. Karena finalis yang terpilih dari semua kecamatan sudah melakukan hal yang terbaik untuk menjadi Bujang dan Dara Kabupaten Kampar 2024.
Ricana memaparkan nantinya Bujang dan Dara akan dijadikan duta promosi, marketing, pariwisata di Kabupaten Kampar.
“Semuanya harus punya kemampuan dan pengetahuan yang luas. Tujuannya untuk marketing, promosi pariwisata yang ada di Negeri Junjungan sehingga jumlah wisatawan terus bertambah mengingat Kabupaten Kampar memiliki banyak destinasi wisata,” jelas Ricana.
Ricana Hambali meminta ajang Bujang dan Dara tidak dijadikan sebagai tradisi semata, namun juga menjadi penguat kepariwisataan dan menjadikan alumni sebagai penyebar pesan positif bagi kebudayaan masyarakat Melayu.
Terdapat 24 finalis Bujang dan Dara utusan Kecamatan se-Kabupaten Kampar yang nantinya akan beradu kemampuan pada hari puncak Sabtu, 27 April 2024 mendatang.(kom)
Laporan Kamarudin, Bangkinang
Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…
Polisi musnahkan 9 rakit PETI di Inhu dan Kuansing. Pelaku diduga kabur sebelum petugas tiba…
Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan…
Pemko Pekanbaru perketat kriteria bantuan pangan, namun jumlah penerima naik jadi 63 ribu KK lewat…
Lubang besar di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru membahayakan pengendara. Warga minta segera diperbaiki karena rawan…
Karhutla di Rupat Bengkalis meluas hingga 50 hektare. Kemarau, akses sulit, dan minim air jadi…