Hadapi PSGC, PSPS Bermain Bertahan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Menghadapi PSGC Ciamis pada 28 Juli di laga tandang lanjutan Liga 2 2019, PSPS menargetkan bisa mendapat poin. “Target kita bisa mendapat poin ketika menghadapi PSGC Ciamis di laga tandang,” ungkap Pelatih PSPS Raja Faisal, Rabu (24/7).
Dia mengatakan, memang untuk mendapatkan poin ketika menghadapi PSGC Ciamis pasti berat apalagi di laga tandang. Namun, kita terus memberikan motivasi kepada anak-anak agar bisa bermain maksimal dan dari hati.
“Berjuang bermain maksimal dan harus mengikuti apa yang di instruksikan pelatih. Insya Allah dapat hasil maksimal. Walapun komposisi pemain 15. Kuncinya itu. Apapun hasilnya kita serahkan kepada tahun. Yang pasti kita sudah berusaha bermain maksimal. Dan itu telah kita buktikan ketika bermain menghadapi Sriwijaya FC, Alhamdulillah kita menang 2-1,” ujarnya.
Lanjutnya, untuk menghadapi PSGC Ciamis nanti sejumlah persiapan telah dilakukan seperti latihan, mengevaluasi apa yang menjadi kekurangan di semua lini. Seperti di lini pertahanan, tengah dan depan.
“Untuk pertandingan nanti kita akan fakus di lini pertahanan. Fakus bertahan. Kita juga telah melatih pemain agar bisa bermain disemua lini. Seperti, anak-anak tidak hanya bisa menguasai lini depan, tetapi juga bisa menjadi bek. Begitu juga dengan posisinya di bek bisa menjadi penyerang dan lain-lain,” katanya.
Raja Faisal berharap agar anak-anak bisa bermain konsisten dan mendengarkan arahan dan instruksi pelatih. “Melawan PSGC Ciamis nanti kita akan boyong semua pemain yang ada sebanyak 15 pemain. Semua pemain yang ada akan kita bawa,’’ katanya.(dof)
Padati Bike Community Pariaman mengirim tiga goweser untuk ikut Riau Pos Fun Bike 2026, mendukung…
Aksi penjambretan di Bukit Raya berujung maut. Korban tewas saat mempertahankan tas, dua pelaku diamankan…
Kennedy dan Melissa resmi dinobatkan sebagai Koko Cici Riau 2026 dalam grand final di Mal…
Roadshow Kopi Good Day Goes to School kembali digelar di SMAN 6 Pekanbaru dan disambut…
Museum Sang Nila Utama Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai museum Tipe B oleh Kementerian Kebudayaan RI…
BPBD Siak, polisi, dan BBKSDA memastikan video dugaan serangan harimau di Kandis adalah hoaks dan…