Categories: Riau

PSBM Bakal Diperluas

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT memberi sinyal akan mempertimbangkan perpanjangan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) yang kini diterapkan di Kecamatan Tampan. Perpanjangan nantinya akan diperluas dengan PSBM di tiga kecamatan lainnya.

PSBM di Kota Pekanbaru resmi berlaku Selasa (15/9) sore di Kecamatan Tampan. Kecamatan ini diputuskan jadi lokasi penerapan karena merupakan wilayah dengan total kasus positif Covid-19 terbanyak di Kota Bertuah.

Memang, penyebaran Covid-19 di Pekanbaru terus meningkat. Rabu (23/9) terjadi penambahan kasus konfirmasi positif 116 orang. Ini membuat total kasus positif Covid-19 di Pekanbaru menjadi 2.752 orang. Dengan rincian, total pasien sembuh sampai kemarin 962 orang. Yakni 428 orang sembuh dan pulang dari rumah sakit dan 434 orang sembuh isolasi mandiri. Di Pekanbaru saat ini masih ada 1.742 orang pasien positif dirawat. Yakni 446 orang dirawat di rumah sakit dan 1.296 orang perawatan mandiri, serta total pasien meninggal dunia 48 orang.

PSBM direncanakan diterapkan di kecamatan lain juga. Penerapan dimulai setelah hasil evaluasi dari PSBM di Kecamatan Tampan yang saat ini tengah berlangsung. Ada tiga kecamatan lainnya yang direncanakan untuk menerapkan PSBM. Yaitu Kecamatan Marpoyan Damai, Payung Sekaki, dan Bukit Raya.

"Kalau memang diperlukan akan kami terapkan di kecamatan tersebut," kata Firdaus.

Menurutnya, jika jumlah kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan, maka penerapan PSBM lanjutan akan segera dilakukan di kecamatan lainnya guna mengendalikan lajunya eskalasi kasus. Tiga kecamatan tersebut dipilih, karena merupakan wilayah yang memiliki jumlah kasus Covid-19 cukup tinggi selain Kecamatan Tampan sepanjang pandemi Covid-19 mewabah.
"Jadi kita evaluasi dulu PSBM Kecamatan Tampan ini. Jika memungkinkan akan diterapkan PSBM lanjutan di wilayah lainnya," terangnya.

Namun tidak menutup kemungkinan PSBM di Kecamatan Tampan bakal diperpanjang selama 14 hari ke depan lagi. Pemerintah kota bakal mengevaluasi efektivitas PSBM yang berlangsung di Kecamatan Tampan. Mereka mengevaluasi jumlah masyarakat yang terpapar, tingkat kesembuhan dan tingkat kematian.

Ditambahkan Firdaus, pihaknya juga berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Riau terkait PSBM lanjutan. "Kami juga berharap PSBM ini diikuti kabupaten lainnya di sekitar Kota Pekanbaru, yang berdampingan langsung dengan Pekanbaru agar hasilnya maksimal," ungkapnya.

Kabupaten Kampar, Siak dan Pelalawan, dikatakan Firdaus supaya dapat mengikuti Pekanbaru untuk menggelar PSBM di kecamatan yang berbatasan dengan Kota Pekanbaru. "PSBM Kecamatan Tampan saat ini berbatasan langsung dengan tiga kecamatan di Kabupaten Kampar, yakni Kecamatan Tambang, Tapung, dan Siak Hulu," tutupnya.(ali)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

187 Jemaah Kuansing Siap ke Tanah Suci, Ini Lokasi Hotel Dekat Masjid Nabawi

Sebanyak 187 JCH Kuansing berangkat 30 April 2026. Hotel di Madinah hanya 30 meter dari…

12 jam ago

Dari Demo ke Penggerebekan, Dugaan Peredaran Narkoba di Panipahan Terkuak

Aksi warga di Panipahan berujung perusakan rumah dan temuan diduga sabu. Polisi selidiki kasus, Polda…

13 jam ago

Tergerus Pasang Surut, Jalan di Inhil Ambruk dan Tak Bisa Dilalui

Jalan Kampung Baru di Inhil amblas akibat gerusan air pasang surut. Akses warga terputus, BPBD…

14 jam ago

Komisaris hingga Direktur SPBU Diciduk, Skandal Solar Subsidi Terbongkar

Polisi tangkap komisaris dan direktur SPBU terkait penyelewengan solar subsidi di Pelalawan. Modus gunakan tangki…

14 jam ago

25 Kios Batu Akik Pasar Palapa Dibongkar, Area Disulap Jadi Taman dan Parkir

Pemko Pekanbaru bongkar 25 kios batu akik di Pasar Palapa. Area akan ditata jadi taman…

14 jam ago

KPK Tahan Ajudan Gubernur Riau Nonaktif, Marjani Bantah Terlibat

KPK resmi menahan Marjani, ajudan Gubernur Riau nonaktif. Ia membantah terlibat dan mengaku namanya hanya…

18 jam ago