Categories: Riau

BBKSDA Temukan 45 Jerat dan Satu Perangkap Landak di Wilayah Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) –  Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama pemegang konsesi PT Arara Abadi, APP Sinar Mas Group, KPHP Tahura, unsur TNI/Polri, Forum Harimau Kita dan masyarakat menggelar operasi sisir jerat yang dimulai dari tanggal 20 sampai dengan 25 Juli 2020.

Kepala Balai Besar KSDA Riau, Suharyono mengatakan, tujuan operasi sisir jerat ini merupakan sebuah komitmen bersama dalam upaya pelestarian satwa liar, karena jerat menjadi penyebab terbesar  kematian satwa satwa liar yang dilindungi termasuk satwa liar kunci seperti harimau dan gajah, yang akhir akhir ini kerap terjadi di Provinsi Riau.

"Penyisiran jerat yang dimulai di areal konsesi PT Arara abadi yang meliputi 4 distrik, yaitu distrik Tapung, distrik Duri I Melibur, Distrik Duri II sebanga dan Distrik Minas," ujar Suharyono, Jumat (24/7/2020).

Selain itu, upaya pencegahan harus lebih diintensifkan melalui kegiatan penyisiran jerat, sosialisasi kepada masyarakat, pemasangan rambu-rambu peringatan dan pengawasan terhadap akses rawan perburuan liar. 

"Kegiatan sisir jerat yang dilakukan secara bersama ini adalah sebagai tindak lanjut perintah dari Dirjen KSDAE dan Kepala Balai Besar KSDA Riau kepada para pemegang hak di sekitar kawasan konservasi," terang Suharyono.

Dijelaskan Suharyono, berdasarkan informasi dari lapangan, tim telah menemukan dan mengamankan sebanyak 45 jerat dan satu perangkap landak.

"Semoga kegiatan serupa tidak hanya dilakukan oleh beberapa pemegang konsesi saja, namun oleh seluruh pemangku kepentingan lain untuk ikut bertanggung jawab terhadap kelestarian satwa yang dilindungi," harapnya.

Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Bobol Toko HP di Pekanbaru, Terduga Pencuri 25 iPhone Ditangkap

Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…

1 hari ago

Empat Lagu Tradisional Rohul Resmi Kantongi Sertifikat Kekayaan Intelektual

Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.

1 hari ago

Meski Langka, Harga Minyakita di Kepulauan Meranti Masih Dijual Sesuai HET

Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…

2 hari ago

Bahas Persiapan MTQ Riau, Bupati Kuansing Temui Sekdaprov

Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…

2 hari ago

Kajati Riau Lantik Fredy Feronico Jadi Kajari Rohul

Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.

2 hari ago

Minyakita Mahal di Pekanbaru, Bapanas Minta Produsen Transparan soal Distribusi

Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…

2 hari ago