jaksa-telaah-berkas-ly-aktivis-tersangka-masuk-tanpa-izin-ruang-banggar-dprd-riau
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Berkas LY, aktivis yang menjadikan tersangka l dugaan masuk tanpa izin dan pengerusakan ruang Badan Kehormatan DPRD Provinsi Riau sedang dalam penelaahan Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru.
Penelaahan dilakukan setelah Jaksa menerima pelimpahan tahap I berkas perkara dari penyidik Satreskrim Polresta Pekanbaru, Senin (21/3) kemarin. "Berkas sudah kami terima, " kata Kajari Pekanbaru, Teguh Wibowo melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Zulham Pardamean Pane, Selasa (22/3/2022).
Usai menerima pelimpahan tahap I ini, jaksa kaya Zulham memiliki waktu tujuh hari untuk menentukan sikap. Apakah dinyatakan lengkap (P-21) atau masih terdapat kekurangan (P-18), sehingga harus dikembalikan ke penyidik dengan disertai petunjuk yang harus dilengkapi (P-19). "JPU akan meneliti berkas selama 7 hari, " kata dia
Sejauh ini, jaksa baru menerima pelimpahan berkas perkara LY. Dalam perkara ini ada satu orang lagi yang juga dilaporkan berinisial R. "Baru LY saja yang kita terima," imbuhnya.
LY dan R dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan masuk tanpa hak dan dugaan pengerusakan, yang terjadi pada 15 Desember 2021 sekitar pukul 17.00 WIB tersebut. Laporan polisi tersebut dibuat pada 29 Desember lalu.
Laporan: M Ali Nurman (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…
Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.
Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.
Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…
Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…
SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.