Categories: Ekonomi Bisnis

Apical Group Pastikan Suplai Minyak Goreng untuk Masyarakat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Apical Group, produsen minyak goreng dengan merek Harumas dan Camar, memastikan ketersediaan stok minyak goreng untuk masyarakat khususnya pasar domestik seiring dengan dukungan Apical Group bersama Kementerian Perindustrian untuk membantu memastikan kebutuhan minyak goreng di dalam negeri. 

RGE Palm Business Director Bernard A Riedo mengatakan, Apical melalui PT Asianagro Agungjaya (AAJ) selalu berkomitmen untuk memproduksi produk minyak goreng berkualitas dan memastikan ketersediaan produk minyak goreng kemasan di pasar domestik. 

"Sejak Januari hingga Maret 2022 lalu, Apical Group telah menjual minyak kemasan dan minyak curah di pasar domestik melalui berbagai saluran distribusi seperti halnya pasar tradisional, serta toko ritel," ungkapnya, Selasa (22/3/2022). 

Produk-produk yang diproduksi oleh Apical telah terdistribusi di 40 kota di Indonesia. Khususnya untuk retail modern market Apical telah membantu pasokan minyak goreng sampai ranah nasional sesuai cabang retail modern market masing-masing via distribution center. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita beserta Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, juga meninjau fasilitas Apical Group yang terletak di Marunda, Jakarta Utara. 

"Kita melaksanakan sidak ke pasar untuk memastikan bahwa hari ini minyak curah sudah tersedia, dan kita cek langsung ke Apical Group untuk memastikan agar harga HET dari pemerintah dapat bertahap bagi kebutuhan masyarakat dapat tersedia sehingga tidak terjadi penyimpangan. Terima kasih bagi Apical Group yang tadi sudah kami cek barangnya telah sampai di pasar tradisional. Dengan ini tentunya saya berharap bagi rekan-rekan yang lain untuk melakukan hal yang sama," kata Kapolri. 

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan, penampilannya untuk pertama kali di publik sangat berkaitan dengan tugasnya dalam mendorong produsen-produsen agar mereka ikut berpartisipasi dalam program penyediaan minyak goreng sawit untuk masyarakat. 

Dikatakannya, saat ini sudah ada sekitar 80 perusahaan industri yang menghasilkan minyak goreng sawit berbasis curah yang mendaftar ke Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) Kemnterian Perindustrian, 41 perusahaan termasuk salah satunya adalah AAJ, yang merupakan perusahaan pertama yang kami keluarkan nomor registrasinya sehingga mereka adalah perusahaan pertama yang mengikuti program ini. 

"Saya sangat optimis bahwa program ini bisa berjalan dengan baik, Presiden sudah mengalihkan pendekatan-pendekatan trading menjadi pendekatan industri. Oleh sebab itu, kami mengajak seluruh industri untuk berpartisipasi agar ketersediaan minyak goreng untuk masyarakat dan UMKM dengan harga yang ditetapkan Harga Eceran Terendah (HET) Bapak Mendag bisa tercapai,” ungkapnya. 

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengucapkan terima kasih atas kekompakan dalam menyukseskan serta menyelesaikan permasalahan minyak goreng. "Mudah-mudahan di retail modern khususnya untuk kemasan ini barang-barangnya sudah masuk dalam 3-4 hari ke depan dan harga semakin turun dengan melimpahnya stok yang akan datang. Saya yakin bahwa kekompakan kita dalam membantu Memperin dan Kapolri bisa menyelesaikan penyimpangan secara hukum," harapnya.

Laporan: Mujawaroh Anaffi (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

12 jam ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

13 jam ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

13 jam ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

13 jam ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

13 jam ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

14 jam ago