diterkam-buaya-lalu-melawan-warga-inhil-menderita-40-jahitan
TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Zainuddin (45) seorang nelayan warga Kelurahan Kuala Lahang, Kecamatan Gaung, Indragiri Hilir (Inhil) mengalami luka di bagian lengan kiri akibat diterkam buaya, Rabu (22/1/20).
Akibat kejadian tersebut, korban yang saat itu sedang menangkap udang di perairam Desa Terusan Kempas, mengalami luka cukup serius dan mendapat perawatan medis dengan 40 jahitan.
"Waktu itu korban baru mau mengangkat alat tangkap udangnya. Tiba-tiba ada seekor buaya yang menyerang," kata Camat Gaung, Nurmansyah, Rabu (22/01/20) malam.
Serangan buaya tersebut, menurut Nurmansyah, mendapat perlawanan dari korban. Korban sempat memukul buaya yang sudah menerkam. Mendapat perlawanan buaya langsung kabur.
Sesaat setelah buaya melepas gigitannya, Zainuddin pun mendapat pertolongan dari rekan nelayan lain. Kejadian tersebut baru pertama kali dialami Zainuddin, yang menangkap udang dengan menggunakan perahu.
Kepala Puskesmas Kuala Lahang, Zulfikar, kepada awak media menjelaskan bahwa Zainuddin telah menjalani perawatan medis oleh tenaga kesehatan Puskesmas setempat.
"Terdapat luka di bangian lengan korban. Luka dengan 40 jahitan," jelas Zulfikar.
Dia tidak mengetahui secara persis kejadian yang dialami korban. Namun menurut pengakuan korban, buaya itu memiliki panjang sekitar kurang lebih 2 meter.
"Kami sudah memberikan pengobatan sesuai kebutuhan. Alhamdulillah kondisi pasien sudah stabil," jelasnya.
Laporan: Indra Efendi (Tembilahan)
Editor: Hary B Koriun
Padati Bike Community Pariaman mengirim tiga goweser untuk ikut Riau Pos Fun Bike 2026, mendukung…
Aksi penjambretan di Bukit Raya berujung maut. Korban tewas saat mempertahankan tas, dua pelaku diamankan…
Kennedy dan Melissa resmi dinobatkan sebagai Koko Cici Riau 2026 dalam grand final di Mal…
Roadshow Kopi Good Day Goes to School kembali digelar di SMAN 6 Pekanbaru dan disambut…
Museum Sang Nila Utama Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai museum Tipe B oleh Kementerian Kebudayaan RI…
BPBD Siak, polisi, dan BBKSDA memastikan video dugaan serangan harimau di Kandis adalah hoaks dan…