Categories: Riau

Massa Tuntut Aspal Jalan Lintas Bono

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) —  Puluhan massa dari Aliansi Pemuda Desa Kubangan menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Riau, Rabu (20/11). Kedatangan mereka meminta agar Gubernur Riau Drs H Syamsuar  untuk untuk mengaspal ruas Jalan Lintas Bono, Kabupaten Pelalawan sesuai janji kampanyenya.

Jalan Lintas Bono merupakan jalan penghubung empat desa yakni Desa Sungai Emas, Desa Sokai, Desa Labuhan Bilik dan Desa Gambut Mutiara. Jalan itu sepanjang 60 kilometer (km) dalam kondisi memprihatihan, bahkan tidak pernah tersentuh pembangunan sejak dibuka Pemprov Riau sejak 1997 lalu. 

Koordinator Umum (Kordum) Aliansi Pemuda Desa Kubangan, Muhammad Ali mengaku, kecewa dengan sikap gubernur  yang tak kunjung memperhatikan Jalan Lintas Bono. Karena hal ini, kata dia, orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning belum menepati janji-janji pada pelaksanaan kampanye. 

Disampaikan Ali, Jalan Lintas Bono merupakan jalan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan telah

dibuka sejak tahun 1997. Akan tetapi, hingga kini kondisinya memprihatinkan, padahal jalan tersebut penghubung empat desa yang berada di Kabupaten Pelalawan. "Sudah 22 tahun, jalan itu belum juga tersentuh. Jalannya sudah dibuka tapi tak pernah dibangun sampai sekarang," imbuhnya. 

Masih kata Kordum Aliansi Pemuda Desa Kubangan, jalan yang tak pernah tersentuh pembangunan sepanjang 60 km. Jika musim panas, jalan tersebut kondisi berdebu karena kontur tanah gambut. Sedangkan, bila hari hujan jalan itu becek, seperti kubangan dan susah dilalui masyarakat.

"Kita berharap jalan minimal disertu atau layak agar bisa dilalui. Karena kondisi jalan sekarang tidak layak dilewati anak sekolah maupun masyarakat," keluhnya. 

Dalam kesempatan itu, Ali juga menyampaikan empat tuntutan kepada Pemprov Riau. Di antaranya, meminta untuk melakukan percepatan pembangunan Jalan Lintas Bono, meminta memberikan sistem pemerataan pembangunan untuk Jalan Lintas Bono hingga ke Desa Sokoi. Kemudian, meminta solusi pembangunan jalan tersebut dalam jangka dekat serta meminta komitmen Syamsuar sesuai janji kampanyenya terkait Jalah Lintas Bono.

 "Jika tuntutan itu, tidak ada realisasinya, kita akan kembali menggelar unjuk rasa dengan jumlah massa yang lebih banyak dan juga mengajak warga di empat desa tersebut," pungkasnya. 

Usai menyampaikan orasi, massa aksi akhirnya dijumpai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, Dadang Eko Purwanto. Dalam kesempatan itu, Dadang menyampaikan, pembangunan jalan menuju pariwisata unggulan Riau yakni Bono menjadi prioritas Gubernur Riau, Syamsuar. 

"Lagi berkonsentrasi untuk pembangunan Jalan Lintas Bono. Untuk pembangunan jalan di sana tahun ini dianggarkan dana Rp50 miliar, 2018 sebesar Rp50 miliar dan 2017 sebesar Rp120 miliar," sebut Dadang.

Diakui Dadang, dana yang sudah digelontorkan ratusan miliar untuk pembangunan jalan memang belum sampai di Desa Gambut Mutiara. Karena menurut dia, pihaknya melakukan pengerjaan jalan tersebut secara bertahap.(rir)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

15 jam ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

2 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

2 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

2 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 hari ago