Categories: Riau

Juli-Oktober Ancaman Panas Ekstrem

(RIAUPOS.CO) — Riau bebas kabut asap berhasil diredam mulai 2016 lalu. Namun mempertahankannya perlu perjuangan berat dari seluruh pihak. Pola paling ampuh dinilai Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) adalah melalui pencegahan. Terlebih ancaman cuaca panas ekstrem diperkirakan kembali melanda Juli hingga Oktober nanti.

Karenanya, pemerintah pusat melalui BNPB memberi pembekalan kesiapan menghadapi bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Riau. Komitmen mewujudkan Riau tanpa asap inipun menjadi sebuah langkah bersama seluruh pihak di daerah yang terga­bung dalam tim Satgas Karhutla Provinsi. Terdiri dari BPBD, TNI, Polri dan pihak terkait lainnya.

Menurut Staf Ahli BNPB Mayjen TNI (Pur) Komaruddin, ada pun poin penting dari pembekalan yang dihadiri pihak terkait dari kabupaten/kota se-Riau. Yakni pola pencegahan yang lebih diutamakan sebelum opsi penanggulangan karhutla.

“Poin penting dari pertemuan ini adalah pola baru. Di mana peran dari semua stakeholder termasuk tokoh masyarakat, ulama dan kepala desa sangat diharapkan dalam upaya pencegahan ini. Intinya, pencegahan kita utamakan selain penanggulangan,” kata Komaruddin di Hotel Grand Zuri Pekanbaru, Kamis (20/6).

Pentingnya melibatkan peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan ini, karena diyakininya 99 persen penyebab kebakaran disebabkan manusia. Faktor bisa disebabkan kelalaian atau kesengajaan itu, diperlukan pemahaman dari masyarakat.

‘’99 persen disebabkan manusia. Karena itu, pencegahan lebih diutamakan dari pada penanggulangan. Kesengajaan macam-macam, ada faktor perut, ada juga faktor karena disuruh,” ungkap Komaruddin.
Ada pun dari sisi pencegahan, BNPB menyebutkan tetap menyiagakan helikopter, rekayasa hujan buatan, termasuk patroli udara dan darat. Kemudian segala macam kebutuhan yang mendukung penanggulangan juga tetap disiapkan untuk mengatasi karhutla.

Sementara itu Kepala BPBD Riau Edwar Sanger didampingi Direktur Perbaikan Darurat BNPB Medi Harlianto, menyatakan komitmen bersama TNI/Polri termasuk pihak lainnya baik melakukan pencegahan mau pun penanggulangan karhutla.

Komitmen tersebut terus dilakukan diantaranya melalui pembekalan kesiapan menghadapi bahaya karhutla Provinsi Riau yang digelar hari ini. Sanger mengaku terus berusaha maksimal agar imej Karhutla yang pernah terjadi melekat di Riau, tidak lagi terjadi. Karena itu, melalui komitmen bersama semua pihak terkait bisa diatasi.

‘’Puncak dari Karhutla di Riau pada 2015. Dengan kesungguhan kekompakan kebersamaan semua pihak terkait, baik dari satgas darat, udara sesuai tupoksinya. Dengan komitmen bersama itu pula, kita terus bisa atasi karhutla di Riau yang dulu sering terjadi,” papar Sanger.

Selain itu berbagai hari besar keagamaan dan nasional, lanjut mantan Pj Wako Pekanbaru ini juga perlu disukseskan tanpa adanya Karhutla yang jadi penyebab kabut asap. Mulai dari hari raya Idul Adha, serta berbagai hari besar kemerdekaan dan provinsi yang dalam beberapa bulan lagi bakal disambut bersama.(egp)

Laporan Eka Gusmadi Putra, Pekanbaru

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Polisi Temukan 8 Paket Sabu, Residivis Narkoba Kabur dengan Tangan Terborgol

Pria di Siak yang kedapatan membawa 8 paket sabu kabur ke semak dan kebun sawit…

47 menit ago

Waspada DBD! Kasus di Kuansing Melonjak, 100 Warga Terserang pada Mei

Sebanyak 251 kasus DBD tercatat di Kuansing dalam enam bulan 2026. Warga diminta waspada dan…

59 menit ago

Riau Pos-HSBL 2026 Series Dumai Dimulai, 12 Tim Pelajar Berebut Jadi yang Terbaik

Riau Pos-HSBL 2026 memasuki series Dumai pada 29 Juli-1 Agustus. Sebanyak 12 tim putra dan…

3 jam ago

Pedagang Pasar Kodim Pekanbaru Kembali Dapat Surat Peringatan, Diminta Segera Pindah

Ratusan pedagang Pasar Kodim Pekanbaru mendapat surat peringatan kedua dan diminta pindah ke Pasar Higienis…

3 jam ago

Polisi Gerebek Rumah di Jalan Durian, Pria 35 Tahun Ditangkap Bawa 5 Paket Sabu

Polisi menangkap pria 35 tahun di Sukajadi, Pekanbaru, dengan lima paket sabu seberat 24,23 gram.…

3 jam ago

Wanita Dibegal di Jalan Teropong Pekanbaru, Motor dan HP Raib

Seorang wanita diduga dibegal tiga pelaku di Jalan Teropong Pekanbaru. Korban terluka setelah jatuh ke…

7 jam ago