Categories: Pekanbaru

Pemprov Tingkatkan PAD dari Sektor Pajak

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau pada tahun ini mengaku akan menempuh beberapa cara, untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) terutama dari sektor pajak. Selain menerapkan sistem online untuk membantu memudahkan masyarakat dalam pembayaran pajak, layanan pajak juga akan lebih didekatkan dengan masyarakat.

Sekretaris daerah (Sekda) Provinsi Riau Ahmad Hijazi mengatakan, pada tahun ini Pemprov Riau sudah mulai mengembangkan inovasi baik dalam pendekatan pelayanaan maupun pemberian kemudahan pelayanan perpajakan. Inovasi tersebut ada yang sudah dijalankan dan ada juga yang baru akan dijalankan.

“Diantaranya yakni inovasi pendekatan pelayanan kepada masyarakat melalui pengembangan armada Samsat keliling dan Samsat gendong. Kemudian juga peningkatan kantor pelayanan, dari unit pelayanan menjadi unit pelaksana teknis pendapatan,” katanya.

Selain itu, lanjut sekda, dengan melakukan penambahan jaringan pelayanan melalui pembukaan gerai Samsat dipusat perbelanjaan dan juga mal pelayanaan publik, multi kanal dan juga Samsat online yang terintegrasi secara nasional. Melakukan kerjasama pertukaran data dengan BPH Migas dan upaya penegakan hukum melalui operasi penertiban pajak dan retribusi.

’Termasuk mengkaji kembali kebijakan pemberian pengurangan penghapusan pokok dan denda pajak,” sebutnya.

Sementara itu, hingga Mei realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari lima sektor pajak di Provinsi Riau mencapai 36,41 persen atau Rp1,314 triliun. Salah satu penyumbang PAD yang cukup besar yakni dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau, Indra Putrayana  mengatakan, berdasarkan perhitungan pihaknya realisasi PAD Riau masih dalam jalurnya. Artinya bergerakannya masih on the track atau sesuai dengan perkiraan. Karena itu, pihaknya optimis sampai akhir tahun target PAD bisa tercapai 100 persen.

“Kalau pergerakan masih on the track, dan jika tidak ada persoalan di perjalanan, saya optimis realisasi PAD bisa tercapai 100 persen sampai akhir tahun sebesar Rp3,6 triliun,” katanya.

Dirincikan Indra, bahwa untuk realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai Rp426 miliar atau 40,11 persen, dari target Rp1,062 triliun. Kemudian realisasi Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (PBBNKB) sebesar Rp333 miliar atau 39,03 persen dari target Rp855 miliar.

‘’Untuk pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) realisasi mencapai Rp290 miliar atau 36,52 persen dari target Rp794 miliar. Pajak Air Permukaan (PAP) target kita Rp30,4 miliar, sedangkan realisasi baru Rp10 miliar atau 33,03 persen. Sedangkan Pajak Rokok realisasi Rp113 miliar atau 29,80 persen dari target Rp382 miliar,” sebutnya.(sol)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Masjid Al-Jami’ Rambah Jadi Lokasi Penyembelihan Sapi Kurban Presiden

Sapi kurban bantuan Presiden Prabowo berbobot 830 kilogram akan disembelih di Masjid Al-Jami’ Desa Babussalam,…

4 jam ago

Musda PPM Riau Tetapkan Suhardiman Amby Jadi Ketua Umum Secara Aklamasi

Bupati Kuansing Suhardiman Amby resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPM Provinsi Riau dalam…

4 jam ago

Koperasi Merah Putih Hadir di Siak, Warga Desa Diharapkan Rasakan Manfaat Langsung

Koperasi Desa Merah Putih di Siak diresmikan sebagai upaya memperkuat ekonomi desa dan menjaga stabilitas…

4 jam ago

SMKN Pertanian Pekanbaru Gandeng DUDI Sinkronkan Kurikulum dengan Dunia Kerja

SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru bersama DUDI menggelar penyelarasan kurikulum guna meningkatkan kompetensi lulusan sesuai kebutuhan…

4 jam ago

Sambut Waisak 2026, KBI Riau Salurkan Puluhan Paket Sembako di Kawasan Candi Muara Takus

KBI Riau membagikan 40 paket sembako kepada warga sekitar Candi Muara Takus dalam rangka menyambut…

4 jam ago

Menjelang Iduladha, Penjualan Hewan Kurban di Pekanbaru Mulai Menggeliat

Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, peternakan hewan kurban di Pekanbaru mulai ramai pembeli meski tantangan usaha…

4 jam ago