PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Massa dari Gerakan Mahasiswa Peduli Riau (GMPR) menggelar unjuk rasa di depan kantor Kejati Riau, Senin (20/7/2020).
Aksi ini sebagai dukungan kepada Kejati Riau agar mengusut tuntas perkara dugaan penyimpangan anggaran di Pemkab Siak yang tengah diusut korp Adhiyaksa tersebut.
Massa melalui oratornya Supriadi meminta Kejati Riau mengusut hingga kepada pengambilan kebijakan tertinggi, yakni kepala daerah yang menjabat saat itu.
Sebelumnya, Kejati Riau telah memanggil sejumlah pejabat Siak untuk dimintai diklarifikasi, di antaranya Yan Prana Jaya.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau ini diklarifikais dalam kapasitas sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) dan Kepala Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda) Siak.
Supriadi memaparkan, berdasarkan temuan dari BPK Perwakilan Riau menemukan dugaan penyimpangan pengalokasian anggaran belanja dana hibah tahun 2011-2013 senilai Rp56,7 miliar.
Kemudian, kata dia, dugaan penyimpangan anggaran di Dinas Cipta Karya sebesar Rp1,07 miliar dan di Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Siak sebesar Rp40,6 miliar.
"Kami berharap ini diusut sampai tuntas," jelas Supriadi.
Setelah menyampaikan orasi, massa aksi akhirnya ditemui oleh Kasubsi Humas pada bagaian Humas dan Penkum Kejati Riau, Rigo Risto. Dia mengatakan, dirinya akan meneruskan apa yang disampaikan massa kepada pimpinan.
"Nanti akan saya teruskan kepada pimpinan," kata Rigo.
Untuk perkara dugaan penyimpangan anggaran di Pemkab Siak, disampaikan Rigo, masih dalam tahap penyelidikan. Dia juga meminta, massa dari GMPR untuk bersama-sama memantau jalannya penanganan perkara tersebut.
"Masih pengumpulan bahan dan keterangan. Penyelidik masih mengumpulkan bukti-bukti terkait perkara itu," jelas Rigo.
Laporan: Riri Radam (Pekanbaru)
Editor: Eko Faizin
Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…
Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…
Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…
Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…
HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…
PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…