Categories: Riau

Antisipasi PAD Bocor, Tapping Box Digesa

(RIAUPOS.CO) — Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kepulauan Meranti optimis dan menargetkan pemasangan tapping box atau alat prekam transaksi usaha rampung 2019 ini walaupun prosesnya sedikit rumit.

“Iya selain alat itu, aplikasinya juga harus ada dan dibuat dulu. Belum lagi sinkronisasi usai pemasangan atau setting konektivitasnya. Tapi kita tetap optimis target 2019 ini alat perekam itu bisa dipasang,” ungkap Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kepulauan Meranti, Eri Suhairi.

Menurutnya, dengan tapping box dapat menangkap semua transaksi yang terjadi di restoran atau hotel yang tersebar di Meranti. Alat ini memastikan transparansi pembayaran pajak oleh wajib pajak.

Ia juga memastikan dengan alat tersebut tidak akan ada kebocoran transaksi wajib pajak. “Dengan alat ini, pengelola usaha tidak bisa berbohong,” ujarnya.

Eri mengaku, pemerintah sering kecolongan. Pengusaha hotel sering mengaku tingkat okupansi usaha rendah ketika membayar pajak. “Padahal selama ini kami ada tim yang memantau hal itu,” katanya.

Dengan pemasangan tapping box, Eri optimis bisa meningkatkan transparansi, akuntabilitas data yang valid dari seluruh wajib pajak.

“Ini upaya kami untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD). Kami akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan PAD kita,” kata Eri

Ketua DPRD Kepulauan Meranti Fauzi Hasan memberikan dukungan terhadap program tapping box ini.

“Berdasarkan laporan BPPRD, masih ada hotel yang pajaknya tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Misalnya lokasi objek pajaknya ramai tapi pajak yang dibayarkan rendah,” sebutnya.

Fauzi menyebutkan trobosan itu dinilai tepat guna untuk memaksimalkan pajak dari sektor pariwisata.

“Kita dukung. Karena ini bisa meningkatkan PAD, apalagi jumlah rumah makan dan hotel terus bertambah yang tentunya realisasi pajaknya juga naik,” ujar Ketua PAN Meranti itu.(*4/zed)
Laporan Mario Kissaz, Meranti

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago