Categories: Pekanbaru

Ini Partisipasi Pekanbaru untuk Pembangunan Nasional

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Peninjauan terhadap kelanjutan proyek jalan tol Pekanbaru-Dumai dilakukan Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT mendampingi Gubernur Riau Drs Syamsuar MSi pada pintu gerbang masuk di Kelurahan Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, Jumat (17/5). Firdaus menyebutkan, partisipasi Pekanbaru pada proyek ini adalah bukti sumbangsih bagi pembangunan nasional.

Dalam peninjauan itu, wako tampak didampingi Asisten I Setdako Pekanbaru Azwan MSi, Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Indra Pomi, Kepala Bappeda Ahmad serta Camat Rumbai dan Camat Rumbai Pesisir. Tampak pula hadir beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) provinsi yang mendampingi Gubri.

Rombongan Wako dan Gubri ini diterima oleh pimpinan kontraktor pelaksana PT Hutama Karya. Wako diberi informasi bahwa ditargetkan pada Desember 2019 ini, proyek pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai sudah beroperasi. ’’Alhamdulillah, pembangunan tol Pekanbaru-Dumai yang memiliki 6 sesi ini, sudah akan efektif pada Desember akhir tahun ini. Saat ini kontraktor sedang melakukan pengerjaan terowongan di bagian Utara, yang mana ini nanti akan menghubungkan tol Pekanbaru-Padang, dan Pekanbaru-Jambi,’’ jelas wali kota.

Ruas jalan tol tersebut nantinya akan menghubungkan Pekanbaru-Dumai dengan panjang kurang lebih 131,4 kilometer. Ini mengurangi waktu tempuh dari yang biasanya 4 jam menjadi 2 jam perjalanan nantinya. ’’Adanya jalan tol ini diharapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi kelancaran mobilitas barang dan orang dari Pekanbaru menuju Dumai,’’ kata wako. 

Untuk itu, dengan ruas jalan tol ini diharapkan terbangunnya daya saing yang lebih baik, dimana titik-titik pertumbuhan ekonomi di sekitar jalan ini akan terintegrasikan nantinya.

’’Terintegrasi dengan kawasan-kawasan industri dan kawasan-kawasan pertumbuhan ekonomi,’’ tegasnya.

Sementara itu, mengenai pembebasan lahan, wako menjelaskan ada sekitar 1,6 km lahan di sesi 1 dari ukuran panjang jalan 9,5 km sudah diberikan pemerintah daerah untuk pembangunan proyek tol ini.

Jumlah tersebut merupakan partisipasi daerah yang diberikan kepada pemerintah pusat untuk menyukseskan lancarnya pembangunan tol ini selain dilakukan pula proses konsolidasi tanah pada masyarakat. ’’Itu adalah partisipasi daerah untuk pemerintah pusat, dari Pekanbaru untuk pembangunan nasional, selain dari jumlah pembebasan lahan dari konsolidasi tanah (KT) masyarakat. Insya Allah tol Pekanbaru-Dumai ini akan dibuka dan beroperasi pada Desember 2019 nanti,’’ tutupnya.(ali/adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago