Categories: Riau

Masa Peralihan Musim, Masyarakat Diminta Waspada

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Masyarakat yang tinggal di Provinsi Riau diimbau lebih waspada. Pasalnya saat ini Riau berada pada masa peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan. Akibatnya, sebagian besar wilayah Riau diprediksi turun hujan. Forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Pekanbaru Yudhistira mengatakan, pihaknya memprediksi hingga tiga hari ke depan Riau masih berpotensi terjadi hujan. Mulai dari intensitas ringan hingga sedang.

"Kalau untuk hujan dengan intensitas sedang hingga deras berpotensi terjadi di wilayah Riau bagian utara dan barat," ujar Yudhistira.

Dikatakan Yudhistira, wilayah yang diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga deras seperti Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis.

"Termasuk juga Kepulauan Meranti dan Kabupaten Pelalawan," sebutnya.

Saat ditanyakan terkait adanya kabut yang sempat menyelimuti beberapa daerah di Riau, terutama pada pagi dan siang hari dalam beberapa hari terakhir ini, Yudhistira menyebut, memang di Riau beberapa hari terakhir hot spot (titik panas) terbilang cukup minim. Pihaknya menduga kabut asap tersebut merupakan kiriman dari provinsi tetangga.

"Kabut asap yang terlihat itu, kemungkinan kabut asap dari Riau sendiri dan juga kiriman dari provinsi tetangga seperti Jambi dan Sumatera Selatan. Karena arah angin juga masih dari timur ke tenggara," jelasnya.

Potensi kabut asap dari Riau sendiri, menurutnya mungkin juga terjadi. Karena beberapa wilayah di Riau seperti di Kabupaten Siak, Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu juga masih terpantau hot spot. Dengan rincian, pada Jumat (18/10) ada lima hot spot. Yakni Indragiri Hilir 2 titik, Indragiri Hulu 2 titik dan Siak 1 titik.

"Ditambah lagi Riau berada di garis khatulistiwa. Akibatnya terjadi belokan angin di atas Riau. Jika ada kiriman asap dari provinsi tetangga, maka asapnya akan tertumpuk di Riau karena mengalami perlambatan akibat daerah belokan angin tersebut," katanya.

Sementara itu, untuk informasi tinggi gelombang untuk perairan di Riau pada umumnya berkisar antara 0,5-1,25 meter. Sedangkan untuk suhu udara, antara 22.0-32.0°C, kelembapan udara 55-98 persen.

"Kalau untuk tinggi gelombang di Riau masih tergolong normal," sebutnya.(sol)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

10 menit ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

22 menit ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

18 jam ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

18 jam ago

AI Makin Canggih, Jurnalis Diingatkan Jangan Sampai Kalah dan Kehilangan Fakta

AI membantu kerja jurnalistik, tetapi jurnalis tetap wajib menemukan, memverifikasi, dan mempertanggungjawabkan fakta di tengah…

18 jam ago

Operasional 15 SPPG di Riau Dihentikan, Ini Alasan BGN

BGN menghentikan sementara 129 SPPG, termasuk 15 di Riau, karena belum memiliki Surat Penetapan KPM…

19 jam ago