bkd-riau-wujudkan-kantor-ramah-disabilitas-dan-lingkungan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki peranan dalam memberikan pelayanan publik, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau terus berupaya memberikan pelayanan terbaik termasuk kepada penyandang disabilitas.
Kepala BKD Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan mengatakan, BKD saat ini telah merumuskan standar oprasioanal prosedur (SOP) terkait memberikan kepuasan pelayanan kepada difabel dan ibu menyusui.
"Kami mengutamakan pelayanan, bila ada publik yang berurusan ke BKD harus merasa nyaman, aman, dan puas. Termasuk bagi penyandang disabilitas. Makanya kita memberikan akses dan prioritas pelayanan kepada mereka," kata Ikhwan Ridhwan.
Saat ini Kantor BKD Provinsi Riau sudah memiliki fasilitas jalan khusus difabel, kursi roda, dan staf khusus yang melayani. Tidak hanya untuk difabel di ruang front office (ruang pelayanan) juga telah disediakan ruang menyusui.
"Sudah disiapkan SOP pelayanan difabel, akses jalan, kursi roda bagi yang membutuhkan, dan staf untuk memberikan pelayanan, selain itu ada ruang menyusui di front office," ujar Ikhwan.
BKD memahami bahwa selain kepuasan pelanggan, menciptakan kantor yang asri, dan nyaman juga mampu meningkatkan kinerja staf. Terlihat beberapa sudut kantor memiliki taman serta fasilitas musala yang bagus.
"Kantor adalah rumah kedua. Ketika bekerja staf harus merasa nyaman agar kinerja mereka meningkat. Kita buat beberapa taman dan fasilitas salat dan lain-lain yang memadai," ujar Ikhwan.
Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…