Categories: Riau

Harga Ubi Anjlok, Warga Mengadu ke DPRD

(RIAUPOS.CO) – Sejumlah kelompok tani yang berasal dari Masyarakat Singkong Indonesia, Koperasi Riau Pangan Lestari, Tasrindo Riau dan Kelompok Tani Kualu mendatangi Gedung DPRD Riau, Rabu (17/3). Kedatangan kelompok tani tersebut mengadukan anjloknya harga ubi kayu yang menjadi satu-satunya sumber pendapatan petani ubi. 

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Tani dan Nelayan Indonesia (Tanindo) Provinsi Riau Basriman saat bertemu para wakil rakyat. Diceritakannya, para petani bahkan merugi Rp245/Kg-nya karena harga beli ubi di kalangan pabrikan sangat rendah. Di mana pabrik mengambil ke petani dengan barga Rp830/Kg. Sedangkan biaya produksi mencapai Rp1.075/Kg.

“Rendahnya harga singkong yang menjadi persoalan dan dirasakan petani secara umum. Seperti di Bengkalis dan Kampar, banyak petani yang berusaha dibidang umbi-umbian,” imbuhnya.

Maka dari itu, petani berharap agar DPRD dapat menemukan solusi atas persoalan yang dirasakan oleh hampir seluruh petani umbi-umbian di Riau. Karena jika dibiarkan, petani akan mengalami kerugian yang semakin besar dan berimbas kepada kondisi ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Riau Sewitri yang menerima kedatangan para kelompok tani menyebut pihaknya bakal memperjuangkan aspirasi yang di sampaikan. Dikatakan dia, dalam pertemuan bersama kelompok tani pihaknya juga turut mengundang beberapa perusahaan.

Seperti PT Asrindo Citra Subur, Indofood, PT RAPP dan PT Indah Kiat. Menurut dia, beberapa perusahaan diatas sampai saat ini masih membutuhkan bahan baku dari ubi atau singkong.

“Karena perusahaan masih membutuhkan bahan baku dari singkong dan diharapkan bahan baku yang diproduksi masyarakat ini bisa tertampung,” ujarnya.

Di mana, perusahaan diminta oleh DPRD agar dapat membeli ubi yang di hasilkan petani dengan harga yang wajar. Sehingga bisa menjalin kerjasama yang saling menguntungkan kedepannya.(gem)

Laporan AFIAT ANANDA, Pekanbaru

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

1 hari ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

1 hari ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

1 hari ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

2 hari ago

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

3 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

3 hari ago