Dermaga pelabuhan penumpang Buton yang ambruk ke laut. (foto:monang/riaupos)
SIAK (RIAUPOS.CO) -Dermaga Pelabuhan Buton ada dua, satu untuk penumpang umum yang akan naik speedboat dan satunya dermaga untuk roro.
Dermaga untuk roro ini menurut KUPT Pelabuhan Tanjung Buton Dishub Provinsi Riau, dibangun pada 1996 atau sudah 23 tahun lalu.
“Kami tetap melakukan perawatan, terutama untuk alas jembatan menuju ke roro. Secara berkala perawatan terus dilakukan karena kami khawatir akan lepas atau patah,” ungkapnya.
Namun ternyata yang patah dermaga yang menghubungkan ke pelabuhan. Untuk dermaga ini, perawatannya sudah dilelang dan akan dikerjakan pada September ini dengan anggaran Rp1,3 miliar.
“Tapi sayangnya, belum dikerjakan dermaga ini sudah patah dan memakan korban,” jelasnya.
Sumber: Monang Lubis
Editor: Erizal
Warga Duri tertipu Rp7 juta dengan modus janji kerja. Pelaku berhasil ditangkap polisi setelah korban…
Pelatih Timnas U-17 Kurniawan targetkan juara AFF 2026. Tekankan mental juara sebagai persiapan menuju Piala…
Mangrove di Inhil menyusut drastis, picu abrasi dan banjir. Warga mulai menanam kembali demi menyelamatkan…
Wako Pekanbaru tinjau lokasi kebakaran di Senapelan dan pastikan bantuan untuk korban. Satu rumah hangus,…
Kuansing gagal meraih Adipura 2025 akibat masalah sampah. Kondisi kebersihan Telukkuantan dinilai belum memenuhi standar…
Kebakaran terjadi di ruang panel Fakultas Saintek UIN Suska Pekanbaru. Diduga akibat korsleting listrik saat…