Categories: Riau

Kinerja UUS BRK Semakin Mentereng

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sebagai pemegang saham pengendali Bank Riau Kepri (BRK), mendukung penuh upaya-upaya dilakukan Bank Pembangunan Daerah (BPD) tersebut guna mempercepat proses konversi menjadi syariah.

Upaya-upaya dilakukan manajemen BRK tersebut antara lain meluncurkan Visi K3 yaitu Konversi, Kinerja dan Kultur. Visi ini terbukti mampu meningkatkan kinerja Unit Usaha Syariah (UUS) tambah mentereng pada Triwulan II tahun 2021 ini.

"Kita terus mendorong dan melakukan koordinasi dengan BRK dan OJK untuk menggesa konversi tersebut. Baru-baru ini kami juga selesai melaksanakan rapat dengan BRK membahas hal-hal lain yang belum terpenuhi untuk percepatan konversi," kata Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setdaprov Riau, Eva Refita, Sabtu (16/10).

Para pemegang saham BRK dalam RUPS-LB pada 22 April 2019 telah menyepakati konversi Bank Riau Kepri dari bank umum konvensional menjadi bank umum syariah.

Bank dalam aktivitas usahanya dilandaskan atas dasar prinsip syariah diyakini akan lebih diterima masyarakat Riau Kepri berbudaya Melayu dengan mayoritas beragama Islam.

"Rencana konversi ini sudah berlangsung lama dan sudah melalui kajian yang panjang. Sehingga konversi ini memang harus segera dilakukan," jelas Eva Refita.

Awal 2021 lalu, manajemen BRK juga telah meluncurkan Visi K3 dan menjadi menjadi energi baru dalam menghadapi tantangan dan persaingan semakin ketat menuju era yang cemerlang. Visi K3 ini, dalam jangka pendek proses konversi, jangka menengah berupa kinerja pasca konversi, serta jangka panjang membangun kultur syariah yang produktif. Dipimpin Direktur Utama BRK, Andi Buchari, inovasi menuju syariah tersebut dilakukan.

Di antaranya, Core Banking System IT Konversi, BPP dan SOP, pengembangan SDM dan pelatihan perbankan syariah maupun melaksanakan asistensi dan audisi dengan regulator. Termasuk, memberikan sosialisasi dan edukasi kepada nasabah serta masyarakat.

Modal percepatan konversi menuju syariah BRK ini sudah memperlihatkan hasil. Unit Usaha Syariah (UUS) milik BPD Riau dan Kepri menjadi juara pertama pada kelompok aset Rp5 triliun hingga Rp10 triliun dalam rating institusi keuangan syariah versi Infobank tahun 2021.

"Karena sebelum menjadi full bank umum syariah, BRK saat ini juga sudah memiliki unit usaha syariah. Artinya ini hanya tinggal menunggu full konversinya saja, karena setengahnya sudah berjalan," katanya.

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

12 jam ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

12 jam ago

AI Makin Canggih, Jurnalis Diingatkan Jangan Sampai Kalah dan Kehilangan Fakta

AI membantu kerja jurnalistik, tetapi jurnalis tetap wajib menemukan, memverifikasi, dan mempertanggungjawabkan fakta di tengah…

13 jam ago

Operasional 15 SPPG di Riau Dihentikan, Ini Alasan BGN

BGN menghentikan sementara 129 SPPG, termasuk 15 di Riau, karena belum memiliki Surat Penetapan KPM…

13 jam ago

Eks Kuasa Hukum PT SPRH Dituntut 14 Tahun, Kerugian Negara Capai Rp64,2 Miliar

Mantan kuasa hukum PT SPRH Zulkifli dituntut 14 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI…

17 jam ago

Kabut Asap Kepung Pekanbaru, 21 Puskesmas Kini Disiagakan 24 Jam

Pemko Pekanbaru menyiagakan 21 Puskesmas untuk menangani dampak kabut asap Karhutla dan memastikan pelayanan kesehatan…

18 jam ago