Categories: Riau

Warga Berisiko Terserang Kanker

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau belum juga teratasi. Dampaknya sebagian besar wilayah Provinsi Riau diselimuti kabut asap. Kondisi ini menimbulkan keresahan masyarakat. Pasalnya, dampak dari terpapar kabut asap ini akan menimbulkan berbagai macam gejala penyakit. Salah satu gejala itu berupa infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang .

 

Dokter Spesialis Paru Rumah Sakit (RS) Awal Bros Pekanbaru dr Herman Darmawan SpP yang ditemui Riaupos.co juga mengatakan hal itu, Rabu (14/8). Menurutnya, terdapat banyak dampak akibat dari terhirup kabut asap tersebut. Untuk jangka pendek, katanya, masyarakat akan terserang gangguan ISPA.

 

Untuk jangka panjang risikonya lebih parah lagi. Apabila seseorang terpapar kabut asap dalam jangka panjang, maka orang tersebut memiliki risiko yang lebih tinggi menderita kanker paru-paru, sekalipun dia bukan perokok. Karena, kabut asap mengandung banyak partikel penyebab kanker (karsinogen).

 

Tak hanya menimbukan gangguan pada organ dalam, seperti saluran pernapasan dan jantung, polusi udara dan kabut asap juga dapat merusak kulit. Dalam jangka panjang kabut asap juga akan berkaitan erat dengan meningkatnya risiko penyakit jantung koroner, dan penumpukan plak pada pembuluh darah yang diduga berkaitan dengan proses peradangan yang muncul karena paparan partikel di dalam kabut asap.

 

Menurut Herman, yang paling rentan mengalami dampak kabut asap sudah pasti anak-anak, bayi dan orang tua atau lansia hingga ibu hamil yang berisiko tidak baik untuk perkembangan janinnya.

 

“Dampak langsung dari kabut asap ini bisa berupa infeksi paru, infeksi saluran pernapasan. Kemudian juga iritasi lokal pada selaput lendir di hidung, mulut dan tenggorokan, kemudian juga menyebabkan reaksi alergi, peradangan dan yang paling berat menjadi pneumonia,” tegasnya.

 

Langkah pencegahan yang bisa dilakukan masyarakat adalah menggunakan masker. Pencegahan dari dalam guna meningkatkan stamina tubuh adalah mengkonsumsi makanan yang cukup gizi, dan minum air putih yang banyak.

 

>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.

 

Laporan : Tim Riaupos.co
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Bau Menyengat Sampah dan Bangkai, Jalan Pelajar Bagan Batu Dikeluhkan Warga

Jalan Pelajar Bagan Batu dipenuhi sampah dan bangkai hingga menimbulkan bau menyengat. Warga mendesak pemerintah…

15 jam ago

Aryaduta Pekanbaru Hadirkan Pengalaman Iftar Khas Arab dengan 101 Menu

Aryaduta Hotel Pekanbaru menghadirkan paket Iftar Arabic Delight dengan 101 menu Nusantara dan Arab, lengkap…

16 jam ago

Dukung Green City, Pemko Pekanbaru Genjot Pembersihan 900 Km Drainase

Pemko Pekanbaru menargetkan pembersihan 900 km drainase dan saluran air tahun ini untuk mendukung program…

16 jam ago

Bupati Rohul Tebar 3.000 Bibit Ikan di Lubuk Larangan Kabun, Dukung Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Bupati Rohul menebar 3.000 bibit ikan di Lubuk Larangan Desa Kabun untuk mendukung ketahanan pangan,…

17 jam ago

Pengelolaan Aset Dinilai Produktif, UIN Suska Riau Sabet Penghargaan KPKNL

UIN Suska Riau meraih penghargaan Terbaik III Produktivitas BMN 2025 dari KPKNL Pekanbaru atas komitmen…

18 jam ago

Kasus Penembakan Gajah di Pelalawan Jadi Atensi Khusus Kapolda Riau

Polda Riau memburu pelaku penembakan gajah Sumatera di Ukui. Polisi menemukan proyektil peluru dan memeriksa…

20 jam ago