Categories: Riau

20 Ton Garam Siap Disemai di Langit Riau

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), TNI AU serta pihak swasta resmi memulai operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Riau, dari Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Kamis (14/4). Pada kegiatan TMC tahap awal di Riau, sebanyak 20 ton garam siap disemai di langit Riau.

Direktur Dukungan Sumber Daya BNPB Rustian mengatakan, TMC di Riau dilakukan menggunakan pesawat Cassa dengan sortie pertama sebanyak 800 kg garam. Untuk lokasi semai dilakukan di atas wilayah Kabupatan Siak dan Pelalawan.

"TMC di Riau sudah resmi dimulai, Kamis (14/4) dengan sortie pertama sebanyak 800 kg garam," kata Rustian.

Hingga saat ini, sebut Rustian, stok garam yang dikirimkan ke Riau untuk pelaksanaan TMC sudah sebanyak 20 ton. Namun jumlah tersebut bisa saja ditambah jika nantinya masih diperlukan.

"Kalau untuk stok yang sudah stand by di Riau sebanyak 20 ton. Tapi kalau diperlukan, kami akan kirim lagi," ujarnya.

Hingga saat ini, pihaknya melihat masih ada potensi awan di Riau yang bisa untuk penyemaian garam. Untuk melihat lokasi-lokasi awan potensial, pihaknya bekerja sama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru.

"Awan potensial di Riau sekarang masih ada, karena itu upaya TMC digencarkan mulai sekarang," sebutnya.

Kadisops Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Letkol Pnb AE Rangkuti mengatakan, dalam melaksakan TMC di Riau pihaknya menggunakan pesawat Cassa 212 yang bisa mengangkut 800 kg garam semai dalam sekali angkut.

"Untuk personel yang terlibat pada TMC di Riau ini ada 11 orang, yang berasal dari Lanud Abdul Rahman Saleh di Malang," ujarnya.

Sementara itu, Stake Holder Relation (SHR) Manager RAPP, Wijatmoko mengatakan, PT RAPP (APRIL Group) terus berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan Karhutla. Salah satunya dengan pelaksaan TMC tersebut.

"Kita melihat kegiatan TMC ini merupakan salah satu upaya pencegahan karhutla, dengan memanfatkan teknologi. Karena itu kami berkomitmen untuk mendukungnya," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, dengan upaya pencegahan yang dilakukan, diharapkan tidak ada lagi karhutla di Riau yang bisa menyebabkan kabut asap. Dan saat ini, merupakan tahun ketiga PT RAPP membantu kegiatan TMC.

"Ini sudah tahun ketiga kami membantu TMC, kalau tahun lalu kami bantu 9 sortie, untuk tahun ini sekitar 12 sortie," sebutnya.(ade)

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Cegah DBD dan Malaria, Rutan Rengat Lakukan Fogging Massal

Rutan Rengat lakukan fogging cegah DBD dan malaria. Pengasapan dilakukan menyeluruh demi menciptakan lingkungan sehat…

4 jam ago

Tambang Emas Ilegal Ditertibkan, 5 Rakit PETI Dibakar di Lokasi

Aparat gabungan Polsek dan Koramil musnahkan 5 rakit PETI di Kuantan Hilir. Penertiban dilakukan untuk…

4 jam ago

Tak Hujan Tapi Banjir, Jalan Pelita Pekanbaru Bikin Warga Resah

Jalan Pelita Pekanbaru tergenang meski tak hujan. Drainase tersumbat diduga jadi penyebab, warga minta solusi…

5 jam ago

Laporkan Sampah Menumpuk, Warga Ini Malah Dapat Reward dari Pemko Pekanbaru

Warga Pekanbaru dapat reward usai laporkan sampah menumpuk. Pemko dorong partisipasi publik wujudkan kota bersih…

5 jam ago

Kejar PAD Rp255 Miliar, Pemkab Kuansing Kerahkan PPPK Jadi Juru Pungut Pajak

Pemkab Kuansing sebar PPPK ke desa untuk genjot PAD Rp255 miliar, sekaligus dorong pajak, ekonomi,…

23 jam ago

Tingkatkan Literasi Siswa, Guru di Siak Wajib Kuasai Bahasa Indonesia dengan Baik

Disdik Siak tingkatkan literasi guru lewat PKBI, dorong penguasaan bahasa Indonesia demi meningkatkan kualitas belajar…

1 hari ago