Categories: Riau

Kompleksitas Keamanan Jadi Alasan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dukungan pendirian Komando Daerah Militer (Kodam) baru di Provinsi Riau mendapat dukungan dari berbagai pihak. Itu setelah tim dari Litbang TNI AD, menyambangi Gubernur Riau Syamsuar guna melaksanakan penelitian.

Salah satu dukungan tersebut datang dari Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho. Di mana, wakil rakyat daerah pemilihan Pekanbaru ini menilai, kompleksitas keamanan menjadi alasan utama mengapa Riau harus memiliki Kodam.

"Letak geografis Provinsi Riau yang sangat strategis memberi ancaman tersendiri bagi Bumi Lancang Kuning. Baik itu ancaman keamanan wilayah, maupun ancaman dari perbatasan. Mengingat kita sangat dekat dengan beberapa negara luar. Artinya ini sangat kompleks," ucap Agung Nugroho, Ahad (12/9).

Ia melanjutkan, selama ini pihak keamanan cukup kewalahan dalam melakukan antisipasi potensi ancaman. Seperti masuknya narkotika serta benda ilegal lainnya dari negara tetangga. Sehingga dengan adanya Kodam baru, dirasa akan menambah energi pihak keamanan dalam menjaga kedaulatan NKRI di Riau.

Ia bahkan juga mengusulkan pendirian Kodam di Riau di bangun di wilayah Kampar dekat Kota Pekanbaru. Sehingga bila Kodam ini menaungi dua provinsi, Riau dan Sumatera Barat, maka nantinya Kodam baru akan berada di tengah kedua wilayah ini. "Kalau kepala daerah saya rasa siap. Kami di DPRD Riau juga, bila memang nantinya pembangunan ini butuh sharing budget antara misalkan anggaran TNI AD, ditambah anggaran provinsi dan pemkab, InsyaAllah DPRD siap dukung penuh. Karena ini memang untuk masyarakat kan," tambahnya.

Sebelumnya, Dirlitbang TNI AD Brigjen TNI Ahmad Faizal melalui rilis resmi yang diterima Riau Pos menyebut bahwa kedatangan pihaknya kepada Gubernur Riau bertujuan untuk membicarakan rencana pembangunan Kodam di Provinsi Riau. Kata dia, pertimbangan rencana pembangunan berdasarkan luas wilayah serta aspek keamanan wilayah NKRI.

Sementara itu, Danrem 031/WB Brigjen TNI M Syech Ismed mengutarakan, pembangunan Kodam baru di Riau memang didasari oleh banyak aspek. Termasuk beberapa isu strategis yang menyangkut perihal keamanan serta kedaulutan NKRI. Dimana secara geografis, Riau sangat berdekatan dengan beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan juga Singapura.

Namun ia belum bisa memastikan apakah pembangunan Kodam baru ini sudah pasti di Riau, atau dilakukan pengaktifan kembali Kodam 17 Agustus yang ada di Kota Padang, Sumatera Barat.(nda)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

HUT ke-242 Pekanbaru, Wako Agung Luncurkan Logo dan Uji Coba Bus Listrik

Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…

1 hari ago

68 Petugas Sensus Ekonomi Siak Resmi Dikukuhkan, Bupati Afni Tekankan Integritas dan Kejujuran

Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…

1 hari ago

Karhutla Kembali Mengganas di Rupat, Dua Helikopter Water Bombing Diterjunkan

Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…

1 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

2 hari ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

2 hari ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

3 hari ago