Kondisi kabut asap yang melamda Kota Pekanbaru, pekan lalu. (MUHAMMAD AKHWAN/RIAUPOS.CO)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau masih terus berlanjut. Imbasnya pada Sabtu (14/9), kabut asap pekat dan berbau menyengat masih selimuti langit Kota Pekanbaru meskipun pagi ini sempat diguyur hujan.
Berdasarkan laporan citra satelit Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, penurunan jarak pandang terparah terjadi di Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu hanya 300 meter. Dikuti Pelalawan 800 meter dengan kondisi berasap.
"Untuk Pekanbaru jarak pandang 1,5 kilometer dan Dumai dua km," kata Kasi Data dan Informasi Marjuki.
Sementara jumlah titik panas (hotspot) yang terdeteksi dengan level konfiden 50 persen ada 71 titik. Terbanyak masih berada di Kabupaten berjuluk seribu parit itu sebanyak 39 titik.
"Kemudian ada Pelalawan dengan 11 titik, Kampar tujuh titik, ada tiga titik di Bengkalis, Kuansing dan Inhu, Meranti serta Rohil ada dua titik. Lalu satu titik satu titik," ujarnya.
Dikatakan dia, jumlah hotspot yang berada di tingkat kepercayaan di atas 70 persen sebanyak 42 titik. Sebaran itu ada di enam kabupaten, yakni Bengkalis 3 titik, Kampar 5 titik, Kuansing 1 titik, Pelalawan 8 titik, Inhil 23 titik dan Inhu 2 titik. (*1)
Laporan: *1/Muslim Nurdin
Editor: Arif Oktavian
DPRD Kota Pekanbaru mendukung penuh langkah Pemko mematangkan pembangunan Jalan Lingkar 70 guna mengurai kemacetan…
Warga Lorong Karya Bersama Parit 16 Tembilahan, Inhil, terpaksa bergotong-royong mengecor jalan rusak secara swadaya…
Anggaran perjalanan dinas (SPPD) anggota DPRD Kuansing pada APBD Murni 2026 menyentuh Rp10,4 miliar dan…
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan bahwa Rumah Dinas Wali Kota terbuka bagi warga yang…
The Zuri Hotel Pekanbaru menggelar paket makan malam "Flames and Flavours – All You Can…
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru menindak tegas WN Malaysia berinisial MMM dengan sanksi deportasi…