Categories: Riau

Cegah Kecelakaan Maut, Hutama Karya Rutin Gelar Operasi Microsleep di Tol Permai

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – PT Hutama Karya (HK) bersama jajaran kepolisian kembali menggelar operasi simpatik microsleep di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas. Kegiatan tersebut dipusatkan di rest area Km 45 Jalur A atau arah Pekanbaru menuju Dumai pada Jumat (12/6) malam hingga Sabtu dini hari.

Operasi yang dimulai sekitar pukul 23.00 WIB itu menyasar para pengguna jalan tol untuk memastikan kondisi fisik mereka tetap prima selama berkendara. Tim gabungan yang terdiri dari Hutama Karya, Polisi Jalan Raya (PJR) Tol Ditlantas Polda Riau, serta Satlantas Polres Siak melakukan pemeriksaan langsung kepada pengemudi dengan menanyakan asal dan tujuan perjalanan.

Pengendara yang terindikasi mengalami kelelahan atau mengantuk langsung diarahkan untuk beristirahat di rest area Tol Permai setidaknya selama 30 menit sebelum melanjutkan perjalanan.

Selain memeriksa kondisi pengemudi, petugas juga membagikan bingkisan berupa makanan ringan dan kopi kepada pengguna jalan. Tim turut memasang scotlight atau stiker reflektif pada kendaraan bermuatan besar dan angkutan umum yang singgah di rest area Km 45.

Petugas juga membagikan flyer berisi panduan keselamatan berkendara di jalan tol. Dalam brosur tersebut terdapat barcode yang dapat digunakan pengguna jalan untuk melaporkan berbagai kendala yang dialami selama perjalanan. Laporan tersebut akan diterima oleh pihak Hutama Karya untuk ditindaklanjuti dan diberikan bantuan.

Section Head Operasi Sumbagteng PT Hutama Karya (Persero), Yoni Satyo, mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu langkah preventif untuk mengurangi risiko kecelakaan yang mayoritas disebabkan oleh faktor manusia atau human error.

“Dalam pelaksanaannya tadi, kami melakukan survei kepada pengguna jalan. Kami ingin memastikan kondisi fisik mereka dalam kondisi fit dalam berkendara. Dengan adanya survei tersebut, harapan kami seluruh pengguna jalan tol khususnya di Tol Permai bisa selamat sampai tujuan,” ujar Yoni.

Menurutnya, operasi microsleep dilaksanakan secara rutin sebanyak dua kali setiap bulan. Selain itu, pihaknya juga menggelar operasi simpatik di sejumlah gerbang tol untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

“Kami juga rutin melakukan operasi simpatik untuk menyapa para pengguna tol yang memasuki gerbang tol kita, dan juga kami melakukan pemeriksaan lampu belakang dari pengendara. Jika kami temukan lampu belakang tidak menyala dengan baik, kami melakukan upaya yaitu menempelkan stiker reflektif untuk menggantikan lampu,” jelasnya.

Upaya tersebut dilakukan menyusul terjadinya dua kecelakaan fatal dalam waktu berdekatan di ruas Tol Pekanbaru-Dumai.

Kecelakaan pertama terjadi pada Sabtu (6/6) sekitar pukul 04.00 WIB di Km 46+200 Jalur A, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Peristiwa yang melibatkan sebuah minibus bernomor polisi BH 7013 RU dan dump truk Hino BM 9064 VU itu mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.

Empat korban dilaporkan meninggal di lokasi kejadian, sedangkan satu korban lainnya meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis.

Sehari berselang, kecelakaan maut kembali terjadi di ruas tol yang sama, tepatnya di Km 25+800 Jalur B pada Ahad (7/6) sekitar pukul 23.45 WIB.

Insiden tersebut melibatkan sebuah ambulans bernomor polisi BM 7113 P yang sedang membawa pasien penyakit jantung dari Bagan Siapi-api, Kabupaten Rokan Hilir, menuju Pekanbaru. Ambulans yang dikemudikan Doni Afrizal (39) bertabrakan dengan sebuah truk trailer.

Akibat kecelakaan itu, tiga penumpang ambulans meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka ringan.

Yoni menambahkan, pihaknya juga terus memperkuat sistem pengawasan lalu lintas dengan memasang kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di sejumlah titik ruas tol.

“Kamera ETLE kita saat ini sudah ada dua titik dan dalam waktu dekat kita akan menambah dua lagi,” katanya.

Menurut Yoni, keberadaan ETLE cukup efektif dalam menekan angka kecelakaan karena mampu merekam kecepatan kendaraan yang melintas dan datanya langsung terhubung dengan sistem penegakan hukum Ditlantas Polda Riau.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Siak AKP Denny Maulana Saputra mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan dibanding mengejar waktu tempuh perjalanan.

Ia meminta pengemudi segera berhenti dan beristirahat di lokasi yang aman apabila mulai merasakan gejala kelelahan atau penurunan konsentrasi saat berkendara.

Selain itu, masyarakat juga diimbau memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 apabila mengalami kendala teknis maupun menemukan potensi bahaya selama melintas di jalan tol. (bay)

Redaksi

Recent Posts

Longsor Terjang Lembah Anai, Jalan Utama Padang–Bukittinggi Tak Bisa Dilalui

Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…

2 jam ago

Pendaftaran SMP Negeri Pekanbaru Segera Ditutup, Ribuan Calon Siswa Berebut Kursi

Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…

6 jam ago

APBD Rohul 2025 Terserap 92,87 Persen, Pemkab Kembali Raih WTP ke-10 Berturut-turut

Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…

1 hari ago

Dari Semak Belukar Jadi Kebun Herbal, Mahasiswa FK Unri Hadirkan Program Lentera TOGA

Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…

1 hari ago

Tak Lolos SMAN/SMKN? Disdik Riau Siapkan 2.179 Kursi Gratis Lewat Jalur BOSDA Afirmasi

Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…

1 hari ago

Pemko Pekanbaru Kejar Target, Perbaikan Jalan Rusak Tahun Ini Ditargetkan Tembus Lebih dari 42 Km

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…

1 hari ago