Drainase Rusak Akibat Mobil Swalayan, Camat Dumai Kota Marah
DUMAI (RIAUPOS.CO) — Camat Dumai Kota Agus Gunawan merasa kecewa dan marah melihat drainase di depan salah satu Jalan Sukajadi rusak akibat mobil milik swalayan tersebut.
Bahkan camat pun langsung mengecek kerusakan tersebut di tempat lokasi. Ia mengaku sudah berulang kali mendatangi swalayan tersebut, namun tidak kunjung diperbaiki oleh pihak swalayan.
â€Sebelumnya, saya sudah komunikasi dan pihak manajemen, mereka berjanji Senin pekan depan ke Kantor Camat untuk membicarakan mengenai drainase dan mereka secepatnya akan memperbaikinya,†ujarnya.
Agus Gunawan juga menegaskan pihaknya akan membuat surat tertulis untuk pihak swalayan untuk segera memperbaikinya. “Kan yang merusak (mereka, red), jadi mereka yang harus memperbaiki, ada hitam di atas putihnya, supaya enak sama enak,†katanya.
Ia mengatakan drainase yang berada di depan swalayan tersebut rusak diakibatkan oleh mobil box yang bermuatan berat parkir di atas drainase tersebut untuk membongkar barang. Kejadian kerusakan itu sudah hampir memasuki dua bulan lebih, tak kunjung diperbaiki oleh manajemen.
Bahkan pihak kelurahan dan LPMK Sukajadi sudah pernah mendatangi manajemen swalayan untuk mempertanyai kapan masalah tersebut dituntaskan, namun pihak swalayan menyampaikan akan menunggu dana dari manajemen Jakarta. “Intinya, drainase yang tertutup itu untuk pejalan kaki berjalan, kalau rusak harus diperbaiki,†tutupnya.(hsb)
Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…
Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…
Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…
Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…
BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…