Anggota Polsek Tampan membongkar bangunan rumah yang ada di lingkungan salah satu kampus, karena diduga dijadikan sebagai tempat transaksi dan menghisap ganja, Rabu (8/5/2024). (POLSEK TAMPAN UNTK RIAUPOS.CO)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Polsek Tampan melakukan penyelidikan terhadap dugaan peredaran narkoba di lingkungan kampus yang berada di wilayah hukumnya. Hal ini setelah ditemukan ganja kering di salah satu perguruan tinggi di wilayah Kecamatan Bina Widya beberapa waktu lalu.
Hal ini dibenarkan Kapolsek Tampan Kompol Asep Rahmat usai personelnya melakukan pembongkaran terhadap sebuah bangunan semi permanen tengah pekan lalu.
”Benar, sementara masih proses lidik,” kata Kompol Asep, Senin (13/5).
Kompol Asep menyebutkan, di salah satu bangunan di area kampus tersebut memang ditemukan barang bukti ganja kering. Namun dalam jumlah sedikit. Diduga dalam bangunan digunakan sebagai tempat transaksi dan menghisap ganja.
Pembongkaran bangunan semi permanen itu sendiri terjadi pada Rabu (8/5) lalu. Selain merobohkannya, polisi bersama TNI dan petugas keamanan kampus tersebut juga membakar sebagian material banguman.
Dari salah satu foto yang diterima Riau Pos, lokasi bangunan yang dirobohkan itu berada di tengah kawasan dengan pepohonan rimbun. Dari foto lainnya, tidak ada bangunan lain terlihat di sekitar lokasi pembakaran.
Kompol Asep sendiri mengkonfirmasi bahwa foto tersebut benar giat Polsek Tampan melakukan perobohan bangunan di salah satu kampus di wilayah hukumnya.(yls)
Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Kota
Dinas PUPR Kampar memperbaiki lebih dari 10 titik jalan di Bangkinang dan Bangkinang Kota demi…
Pemkab Siak membagikan 49.360 seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP di 294…
Pegawai PNM Ukui, Pelalawan, tenggelam di Sungai Indragiri saat menuju lokasi survei kebun di Kecamatan…
Pemkab Rohul menegaskan komitmen melestarikan tradisi suluk sebagai identitas daerah dan benteng moral masyarakat Negeri…
Ratusan warga memadati operasi pasar murah di Rambah Hilir untuk mendapatkan sembako murah menjelang Hari…
Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Kepulauan Meranti tahun 2026 dipasok dari luar daerah karena…