Categories: Riau

Agung Nugroho Jamin Bayi Pengidap Omfalokel Bisa Dirawat Kembali

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho memastikan bayi pengidap omfalokel asal Kabupaten Kampar bisa dirawat kembali di RSUD Arifin Achmad. Kepastian itu disampaikan dia setelah memanggil instansi terkait, yakni RSUD Arifin Achmad dan Dinas Kesehatan Provinsi Riau. 

Dikatakan Agung, bayi mungil yang lahir pada 19 Februari 2021 lalu ini, merupakan pasien BPJS yang seluruh pengobatannya di tanggung negara.

“Dua hari lalu sebelum Ramadan saya sudah panggil Dirut RSUD Arifin Achmad bersama Kadiskes Provinsi Riau, Ibu Mimi Nazir. Dari hasil rapat didapati kesimpulan bahwa seluruh biaya perawatan itu ditanggung oleh negara. Nah tinggal lagi biaya keluarga pasien saat tinggal di Pekanbaru selama masa pengobatan,” ujar Agung kepada Riaupos.co, Rabu (14/4/2021).

Dikatakan dia, untuk biaya tinggal keluarga pasien selama berobat, pihak RSUD  dalam penjelasan saat rapat menyebut memiliki fasilitas rumah singgah. Artinya, keluarga pasien yang tinggal di Pekanbaru tidak lagi memerlukan biaya sewa tempat menginap serta kebutuhan makan. 

Rumah singgah tersebut disediakan langsung dari hasil iuran para dokter RSUD sebagai bentuk aksi sosial para dokter.

“Saya sangat apresiasi dengan program rumah singgah para dokter di RSUD Arifin Achmad. Sekarang tinggal bagaimana lagi meyakinkan orang tua bayi untuk mau melanjutkan perawatan. Kasihan kan dedek bayinya dengan penyakit yang diderita,” ujar Agung.

Selain mendapat fasilitas rumah singgah, Agung  juga bakal mengupayakan bantuan dari dinas lainnya. Semisal Dinas Sosial Provinsi Riau. Yang terpenting, lanjut dia, bayi pengidap omfalokel bisa kembali mendapat perawatan.

Diketahui sebelumnya, seorang ibu bernama Rita Susrianti atau yang sering dipanggil Ita, sedang kebingungan mencari bantuan guna mengobati penyakit anaknya yang masih bayi. 

Bayi tersebut diketahui mengidap penyakit mfalokel dan sempat dirawat selama 21 hari di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru. Namun karena keterbatasan biaya, Rita membawa bayinya itu pulang ke rumahnya.

Omphalocele atau omfalokel yang diidap si bayi mungil itu adalah kelainan lahir yang ditandai dengan keluarnya organ yang ada di dalam rongga perut bayi, seperti lambung, usus, dan hati, melalui pusar. Omfalokel bisa terdeteksi sejak kehamilan atau baru terlihat saat bayi dilahirkan. Omfalokel tergolong kelainan lahir yang cukup jarang terjadi.

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Dosen Unilak Bekali Siswa SMKN 1 Kandis Jurus Branding Digital dan Hitung Harga Jual

Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…

3 jam ago

Air Sungai Singingi Kembali Keruh, PETI Diduga Jadi Penyebab

Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…

3 jam ago

Tempuh 192 Km Selama 22 Jam, Goweser Paliko Siap Meriahkan Gowes Merdeka 2026

Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…

3 jam ago

Gowes Merdeka 2026 Dimulai, 1.500 Peserta Taklukkan Rute 17 Km di Pekanbaru

Sebanyak 1.500 peserta meramaikan Gowes Merdeka 2026 di Pekanbaru dengan menempuh rute 17 kilometer hingga…

4 jam ago

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

2 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 hari ago