Categories: Riau

Menteri LHK, Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BNPB Bahas Karhutla Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Riau. Kondisinya makin memprihatinkan. Lahan yang hangus terbakar sudah mencapai 4.900 hektare.

Hal ini jadi perhatian serius pemerintah pusat. Tim pun turun langsung ke Riau, Senin (12/8). Mulai dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutan (LHK) Siti Nurbaya Bakar, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala BNPB Letjen Doni Monardo, Kabaharkam Polri Komjen Condro Kirono dan Kadiv Humas Polri Irjen Pol M Iqbal.

Rombongan pejabat tinggi negara itu berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur menggunakan pesawat milik TNI AU dan tiba di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, sekitar pukul 17.00 WIB. Kedatangan mereka disambut Gubernur Riau H Syamsuar, Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo. Kemudian, Kejati Riau Uung Abdul Syakur, Danrem 031/Wira Bima Brigjen Inf Mohammad Fadjar, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma Pnb Rony Irianto Moningka dan unsur Forkompinda Riau. Selanjutnya, Panglima TNI, Kapolri bersama rombongan bergerak menuju ruang Pandawa, Baseop Main Apron Lanud Roemin Nurjadin untuk membahas karhutla yang terjadi di Riau. Rapat yang berlangsung tertutup itu berjalan selama beberapa jam.

Sekitar pukul 18.30 WIB, Menteri Siti, Panglima TNI Hadi, Kapolri Tito  berserta rombongan keluar dari ruangan rapat tersebut. Menteri Siti menegaskan akan memberlakukan sanksi administratif berupa pencabutan izin bagi perusahaan perkebunan atau Hutan Tanaman Industri (HTI) yang terbukti melakukan pembakaran di lahannya.

"Ada instrumennya yakni sanksi administratif (berupa pencabutan izin bagi perusahaan yang terbukti melakukan pembakaran, red). Ada instrumennya itu," tegas Siti.

Dalam kesempatan itu, Siti juga mengatakan saat ini pihaknya sudah memiliki data lokasi-lokasi perusahaan yang terjadi karhutla. Termasuk yang ada di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), di mana saat ini ada delapan kasus yang sedang diproses.

"Saya juga mendapat laporan, kemungkinan akan ada dua lagi perusahaan yang ditetapkan menjadi tersangka," sebutnya.

Menteri LHK juga mengatakan, dia selalu mengikuti data karhutla yang ada di Riau. Di mana saat ini banyak terjadi karhutla di Kabupaten Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir. Jika dilihat di lokasi itu karhutla juga ada kaitannya dengan konsesi perusahaan.

"Untuk itu saya akan teliti lagi. Karena selain sanksi administratif, juga ada sanksi perdata dan pidana. Untuk hal ini, kami juga bisa bersama-sama dengan pihak penegak hukum atau melakukan secara kolaboratif," ujarnya.

Siti juga menyebutkan, hingga saat ini sudah memberikan peringatan kepada 55 perusahaan di Indonesia yang terjadi karhutla. Untuk itu, saat ini pihaknya fokus pada penegakan hukum dan bagaimana menolong masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan.

"Saat ini sepertinya hanya tinggal di dua bagian itu saja yang secara konseptual harus diperbaiki. Karena kalau untuk monitoring hot spot sudah ada konseptualnya dan juga sudah berjalan," katanya.
>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.

Laporan : Tim Riaupos.co
Editor : Rinaldi

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

3 jam ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

3 jam ago

Sempat Disembunyikan, Toyota Land Cruiser Bupati Kuansing Akhirnya Tiba di Rupbasan KPK

Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…

3 jam ago

Kasus Dugaan Pimpinan Ponpes dan Santri di Kuansing Berakhir Damai, Polisi Tetap Lakukan Pendalaman

Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…

3 jam ago

Diduga Sopir Microsleep, Bus Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, 2 Tewas

Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…

1 hari ago

KM Gading 2 Tenggelam di Perairan Tanjung Buton, 3 Tewas dan 1 Masih Hilang

Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…

1 hari ago