Categories: Riau

Riau Kejar Target 1.862 Koperasi Merah Putih, Kendala Terbesar Ada di Lahan

PEKANBARU, RIAUPOS.CO — Program pembangunan Koperasi Merah Putih di Provinsi Riau terus berjalan. Dari target 1.862 unit yang ditetapkan pemerintah pusat, sebanyak 1.063 unit saat ini telah memasuki tahap pengerjaan, sementara 241 unit lainnya telah selesai dibangun sepenuhnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Riau, Taufiq OH, mengatakan secara keseluruhan progres pembangunan hingga Mei 2026 telah mencapai sekitar 58 persen.

Menurutnya, pemerintah daerah kini fokus mengejar penyelesaian pembangunan tahap kedua agar seluruh 1.063 unit yang sedang dikerjakan dapat rampung sesuai target.

“Secara akumulatif memang sudah selesai 58 persen per Mei kemarin. Memasuki tahap kedua, kami ingin mengejar target penyelesaian hingga 100 persen untuk 1.063 unit ini,” kata Taufiq.

Meski demikian, penyelesaian sekitar 800 unit sisanya masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait ketersediaan lahan.

Ia menjelaskan, beberapa lokasi yang direncanakan belum memenuhi ketentuan luas minimum yang ditetapkan pemerintah pusat, yakni paling sedikit 1.000 meter persegi untuk setiap unit Koperasi Merah Putih.

“Untuk sisa 800 unit sekian lagi, kendalanya adalah ketersediaan lahan yang belum ada karena beberapa lokasi ukurannya kurang dari standar ideal yang ditetapkan pusat, yakni minimal 1.000 meter persegi,” ujarnya.

Terkait operasional gerai, Taufiq menyebut proses pengisian inventaris dan komoditas dagangan baru akan dilakukan setelah tahapan serah terima aset selesai.

Saat ini, pembangunan fisik belum diserahterimakan kepada Agrinas sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat karena masih menunggu proses verifikasi dan validasi di lapangan.

Pemerintah daerah berharap seluruh tahapan tersebut dapat diselesaikan sebelum peluncuran tahap kedua program.

“Begitu serah terima klir, Agrinas akan langsung memasukkan fasilitas pendukung seperti unit mobil, motor operasional, meja, kursi hingga AC,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, berharap keberadaan Koperasi Merah Putih mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat serta menjadi penggerak aktivitas ekonomi di tingkat daerah.

Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian lokal.

“Secara keseluruhan di Riau, progresnya sudah mencapai 58 persen untuk pemenuhan target awal Koperasi Merah Putih. Kami sangat berharap infrastruktur ekonomi ini dapat menjadi salah satu instrumen efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah, dan posisinya sekarang sudah siap untuk dioperasikan oleh pemerintah pusat,” ujar SF Hariyanto.(sol)

Redaksi

Recent Posts

Alwi dan Ubed Melaju ke Semifinal, Indonesia Berpeluang Ciptakan All Indonesian Final di Australia Open 2026

Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah lolos ke semifinal Australia Open 2026. Keduanya berpeluang menciptakan…

1 jam ago

Brasil vs Maroko di Piala Dunia 2026, Ujian Perdana Ancelotti Bersama Selecao

Brasil menghadapi Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026. Duel ini menjadi awal…

1 jam ago

SPMB Riau 2026 Masih Temukan Berkas Tak Sesuai, Sertifikat Prestasi dan KK Jadi Kendala

SPMB SMA/SMK Negeri Riau 2026 masih menemukan berkas yang belum sesuai. Sertifikat prestasi dan kartu…

2 jam ago

Resahkan Warga, Terduga Pelaku “Begal Payudara” Berhasil Diringkus Polresta Pekanbaru

Tim Jatanras Polresta Pekanbaru menangkap pria berinisial IYS yang diduga melakukan kekerasan seksual dengan modus…

2 jam ago

Pawai Taaruf MTQ Riau 2026 di Kuansing Diperkirakan Diikuti 10 Ribu Peserta

Pawai taaruf MTQ ke-44 Riau di Kuansing diperkirakan diikuti 10 ribu peserta. Selain jalan kaki,…

3 jam ago

Kios Eks Air Mancur Dibongkar, Pemkab Inhil Siapkan TPS untuk Pedagang

Pemkab Inhil menertibkan kios di kawasan Eks Air Mancur dan Pasar Tengah Tembilahan. Pedagang direlokasi…

5 jam ago