PEKANBARU (RIAU POS.CO) – Wartawan RiauPos.co Hary B Kori'un meraih peringkat kedua penilaian buku sastra novel dengan judul Luka Tanah dalam puncak peringatan Bulan Bahasa dan Sastra 2020 yang dilaksanakan Balai Bahasa Provinsi Riau, Senin (12/10/2020).
Untuk peringkat pertama diraih oleh Nafi'ah al-Ma'rab (Luka Perempuan Asap), peringkat 3 Cikie Wahab (Memelukmu dengan Erat), peringkat 4 Susi Respati Setyorini (Cokelat dan Arloji), peringkat 5 Listi Mora Rangkuti (Darah Terakhir), dan peringkat 6 Reni Juniarti (Dia Suamiku).
Balai Bahasa Provinsi Riau di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) juga mengumumkan pemenang ketegori Penggunaan Bahasa Indonesia di Media Massa Daring Se-Provinsi Riau.
Kategori Penggunaan Bahasa Indonesia di Media Massa Elektronik Se-Provinsi Riau Juara 1 diraih oleh RiauPos.co, juara 2 TribunPekanbaru.com dan juara 3 diraih oleh Riauin.com.
Perhelatan ini juga akan mengumumkan berbagai penghargaan lainnya diantaranya pemenang wajah bahasa sekolah, pemenang lomba visualilasi pantun, pemenang buku sastra novel, penilaian penggunaan bahasa pada media cetak dan Anugerah Bahasa dan Sastra 2020.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau Muhammad Muis mengatakan, Bulan Bahasa dan Sastra 2020 dihelat oleh Balai Bahasa Provinsi Riau dengan mengangkat tema “Menjalin Indonesia Dari Provinsi Riau". Muhammad Muis mengajak semua kalangan khususnya di Provinsi Riau ini mari bersama- sama kita memartabatkan bahasa dan sastra Indonesia kita.
Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Bapenda Pekanbaru pasang stiker di hotel penunggak pajak di Jalan Sudirman. Sanksi tegas diberikan, izin…
Pemkab Meranti akan lelang ulang aset daerah 28 April 2026 secara online. Kendaraan dinas dan…
CJH Riau kloter pertama masuk Asrama Haji 23 April 2026 dan berangkat 24 April. Jemaah…
Pj Sekda Rohul pimpin goro Selasa Bersih di kawasan aset bersejarah Pasirpengaraian untuk menjaga kebersihan…
Sebanyak 19 desa persiapan di Rohul tinggal menunggu penetapan kode desa dari Mendagri untuk menjadi…
DPRD Kampar mendesak DLH segera merilis hasil uji dugaan pencemaran Sungai Tapung setelah 30 ton…