Categories: Riau

Karya Indah-Rimbo Panjang Prioritas pengawasan Kapolres Kampar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira secara khusus terjun ke dua lokasi yang paling rawan kebakaran di Kampar, Karya Indah dan Rimbo Panjang. Dua desa berdampingan ini sempat mengalami kebakaran seluas enam hektar sebelum dipadamkan pada hari yang sama. Namun kini, kedua desa terebut mendapat prioritas pengawasan.

Kapolres Kampar yang turun untuk memotivasi tim pencegah dan pemadam kebakaran di Kampar menyebutkan, selama ini berbagai upaya pencegahan seperti penyuluhan, imbauan langsung kepada masyarakat dan sosialisasi telah dilakukan. Namun masih saja ada orang-orang yang tidak bertanggungjawab dan masyarakat yang lalai hingga menyebabkan karhutla di Kabupaten Kampar.

"Memang, beberapa hari lalu terjadi kebakaran di wilayah Desa Karya Indah, Tapung dan kemudian merembet ke wilayah perbatasan Desa Rimbo Panjang, Tambang. Namun gabungan TNI – Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api dan pihak terkait lainnya sangat sigap mengatasinya. Bisa kami sampaikan, kebakaran di Kampar masih terkendali, namun beberapa kawasan rawan seperti Tapung dan Tambang, akan mendapat perhatian ekstra," sebut Kapolres.

Terakhir Kapolres memantau lokasi rawan tersebut adalah pada Jumat (9/8) sore lalu. Kapolres bersama Kapolsek Tambang Iptu Jurfredi dan Bhabinkamtibmas setempat dan sejumlah anggota harus menempuh dengan jalan kaki menuju lokasi. Sementara itu, Jufredi bercerita, personel Polsek Tambang beserta anggota TNI dan Stake Holders terkait akhir pekan lalu berjuang keras memadamkan lahan yang terbakar tersebut.

"Seperti disampaikan Pak Kapolres, kebakaran dapat dikendalikan, namun karena keterbatasan alat dan askes jalan maupun air, asap mengepul. Karena memang disini lahannya gambut. Kami bersama tim akan terus melakukan pantauan hingga api benar-benar padam," sebut Jufredi.(jpg/mng/amn/gus/end)

Editor: Arif Oktafian

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

59 CPNS Rohul Formasi 2024–2025 Resmi Terima SK PNS

Sebanyak 59 CPNS formasi 2024–2025 di Pemkab Rohul resmi menerima SK dan diangkat sebagai PNS…

36 menit ago

Lebih 5 Tahun Tak Diaspal, Jalan ke Pelabuhan Internasional Selatbaru Memprihatinkan

Jalan menuju Pelabuhan Internasional Selatbaru Bengkalis rusak parah dan dikeluhkan warga. Pemkab memastikan perbaikan dilakukan…

55 menit ago

ASN dan PPPK Inhu Tersangkut Narkoba, Sanksi Berat Menanti

Lima ASN Inhu diduga terlibat narkoba. Tiga orang diproses hingga pengadilan, sementara dua lainnya dikembalikan…

2 jam ago

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal di Kuansing, Pengepul Ditangkap

Polda Riau mengungkap penampungan emas ilegal hasil PETI di Kuansing. Polisi menangkap pengepul dan menyita…

3 jam ago

Ribuan PPPK Paruh Waktu Rohul Belum Terima Gaji Januari 2026

Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…

23 jam ago

DPRD Meranti Tegas Tolak Kenaikan Tarif Ferry, Pengusaha Dipanggil Hearing

DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…

1 hari ago