Categories: Riau

Warga Minta Seleksi Balon Kades Diulang

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Masyarakat Desa Cahaya Baru, Kecamatan Mandah, meminta agar seleksi terhadap Bakal calon (Balon) Kepala desa (Kades) Cahaya Baru diulang. Pasalnya, tahapan itu dinilai tidak transparan dan diduga ada aroma kecurangan yang dapat mencedrai norma-norma demokrasi masyarakat secara umum.

“Ada figur putra daerah yang yang layak dan memenuhi syarat. Tapi digugurkan tanpa diberi alasan yang jelas,” kata Afrizal, masyarakat Cahaya Baru, Selasa (10/9).

Salah satu poin yang dianggap tidak transparan, yakni jadwal pengumunan hasil seleksi Balon Kades itu diumumkan secara mendadak bahkan lebih cepat 4 hari sebelum tanggal pengumuman yang ditetapkan.

“Seharusnya tanggal 6, kenapa tiba-tiba dimajukan jadi tanggal 2 September 2019,” tanya Afrizal heran.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lain, Arbai. Untuk lebih tepatnya dia meminta agar tahapan seleksi dapat diulang kembali, sehingga tidak menimbulkan kekisruhan ditengah masyarakat.

“Jika tak diulang kita khawatir masyarakat enggan datang menyalurkan hak suaranya,” sebut Arbai.

Menanggapi hal itu, Panitia Seleksi Balon Kades Cahaya Baru di Kecamatan Mandah, Riyad Rahim meminta agar masyarakat dapat melaporkan hal tersebut kepada panitia tingkat Kabupaten.

“Itu domainnya panitia di kabupaten. Silahkan saja lapor kesana,” jawab Riyad.

Alasan itu, karena yang melakukan uji kompentensi terhadap Balon Kades merupakan kewenangan panitia kabupaten.(ind)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pacu Jalur Mini 2026 Tuntas, Gadis Manja Sabet Juara I di Tepian Narosa

Jalur Gadis Manja menjadi juara Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa setelah mengalahkan 65…

1 jam ago

PSPS Pekanbaru Tambah Amunisi Muda, Eks Persebaya Dimas Wicaksono Resmi Bergabung

PSPS Pekanbaru merekrut Dimas Wicaksono, eks Persebaya yang punya pengalaman Liga 1, untuk memperkuat skuad…

2 jam ago

Belasan Tahun Buron, Pelarian Koruptor Retribusi Terminal Barang Dumai Berakhir di Aceh

Mantan PNS Dumai Tengku Muhammad Nasir ditangkap di Aceh setelah belasan tahun menjadi buronan dalam…

3 jam ago

Wali Kota Pekanbaru Tegas, Sekolah Tak Boleh Lagi Tahan Ijazah karena Tunggakan

Pemko Pekanbaru membuka pengaduan bagi warga yang ijazah anaknya masih tertahan karena tunggakan biaya pendidikan.

4 jam ago

Sengketa Kebun Sawit di Tambusai Utara Memanas, 25 Warga Jadi Korban Penyerangan

Sengketa lahan sawit 2.000 hektare di Rohul kembali memanas. Warga membantah klaim mediasi Agrinas dan…

4 jam ago

Puluhan Siswa di Kampar Mendadak Mual dan Muntah Usai Makan Menu MBG

Sebanyak 81 siswa SMK 1 Tapung Hulu diduga keracunan usai menyantap makanan MBG. Sampel makanan…

5 jam ago