PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Di usia Riau yang ke-63 ini, memang banyak harapan yang ingin dicapai untuk Riau bisa lebih baik ke depannya. Mulai dari sisi ekonomi, infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat Riau tentunya. Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, saat ini Provinsi Riau masih dihadapkan dengan wabah Covid-19. Gubri pun mengajak seluruh masyarakat untuk bisa bersama-sama sesuai dengan kemampuan masing-masing memberikan sumbangsih terhadap pembangunan Riau.
“Karena kondisi saat ini, terutama berkenaan dengan pendapatan negara dan pendapatan daerah juga berkurang maka saya ingin partisipasi dari semua masyarakat Riau sesuai dengan kemampuan masing-masing agar ke depannya kita bisa secara berangsur-angsur untuk bangkit kembali terutama dari sisi ekonomi,” katanya.
Dengan kerja sama semua pihak termasuk, Gubri Syamsuar berharap bisa mengejar ketertinggalan. Di mana seharusnya pada tahun ini ada peningkatan-peningkatan, namun harus tertunda akibat pandemi Covid-19.
“Mari kita bahu-membahu dan sekaligus juga pihak-pihak perusahaan yang ada di Riau juga mari bersama-sama bergotong royong agar tentunya dengan kemampuan bersama diharapkan dapat menumbuhkan pertumbuhan ekonomi,” sebutnya.
Untuk itu, Syamsuar menegaskan fokus utama pemerintah saat ini adalah pertumbuhan ekonomi karena erat kaitannya dengan kesejahteraan masyarakat. “Kami saat ini juga terus mengupayakan bagaimana usaha-usaha mikro yang ada di Riau ini bisa bangkit. Selain itu juga kita berusaha bagaimana mengajak investor untuk bisa berinvestasi di Riau,” ujarnya.
Salah satu upaya untuk kembali menarik investor tersebut, lanjut Gubri, yakni dengan mempermudah pengurusan administrasi atau izin investasi di Riau. Meskipun saat ini banyak investor juga yang terdampak Covid-19. “Kami saat ini memberikan kemudahan bagi investor, agar banyak investor yang berinvestasi di Riau karena saat ini investor juga lesu. Untuk itu kami juga terus berusaha menggerakkan usaha-usaha kecil,” katanya.
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…