Categories: Riau

Belum Dapat Izin Negara Tujuan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Beredar kabar salah seorang pengungsi asal Afganistan yang sedang menggelar aksi jahit mulut di depan Kantor The United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) di Jalan HR Soebrantas akan mengakhiri hidupnya dengan membakar diri. Hal ini setelah tuntutannya untuk pindah ke negara tujuan belum dapat tanggapan, padahal sudah terlunta-lunta selama hampir 10 tahun di  Pekanbaru. 

Penyampaian tertulis ter­se­but disampaikan seseorang yang mengaku sebagai pengungsi asal Hazara, Afganistan yang kini bertahan 

HR Soebrantas, baru-baru ini. Para pengungsi sendiri sudah hampir satu bulan bertahan di tenda darurat tersebut. Namun mulai Sabtu (4/12) lalu, beberapa di antara mereka melakukan aksi jahit mulut. 

Terkait aksi jahit mulut ini, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM)  Riau Puji Harinto menyebutkan, mereka sudah melakukan hal-hal yang sepatutunya bagi para pengungsi. Namun keinginan pengungsi yang ingin pindah ke negara ketiga memang belum bisa dilakukan. ‘’Mereka belum dapat izin dari negara tujuan,’’ sebut Pujo. 

Pujo memastikan, pihaknya tidak berdiam diri. Berbagai tindaklanjut sudah diupayakan, termasuk meneruskan perpindahan mereka ke negara tujuan yang diinginkan. Hanya saja, kata dia, negara tujuan belum mau menerima. Hanya izin dari negara tujuanlah yang memungkinkan para pengungsi bisa pindah. 

Ketika ditanyakan soal tudingan dari para pengungsi bahwa mereka tidak mendapatkan hak-hak dasarnya selama 10 tahun berada di Kota Pekanbaru. Pujo Harinto membantahnya. Para pengungsi mendapatkan layanan yang baik sebagaimana semestinya. 

‘’Mereka dilayani dengan baik sesuai hak-haknya sebagai pengungsi. Ini adalah masalah kemanusiaan, kita semua menaruh iba dan kasihan kepada mereka. Makanya kami selalu mengharapkan dukungan, termasuk dukungan dari media yang tentu punya koneksi baik di tingkat nasional maupun internasional untuk dapat membantu mereka. Mereka sudah lama di Indonesia dan butuh pertolongan,’’ kata Pujo.(end)
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

14 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

14 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

19 jam ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

20 jam ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

23 jam ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago