Penjabat Gubernur Riau SF Hariyanto menerima penghargaan dari Forum Kerukunan Umat Beragama Riau saat mengikuti dialog tokoh lintas agama di Hotel Grand Elite, Pekanbaru, Jumat (7/6/2024).(Diskominfotik Riau untuk Riau Pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penjabat Gubernur Riau SF Hariyanto secara resmi membuka dialog tokoh lintas agama dan organisasi masyarakat Provinsi Riau 2024 yang diselenggarakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Riau di Hotel Grand Elite, Pekanbaru, Jumat (7/6).
Dikatakan SF Hariyanto, kerukunan umat beragama adalah sektor yang sangat strategis dalam mewujudkan kesatuan bangsa dan tanah air. Pj Gubri menilai jika umat beragama dalam suatu negara selalu rukun, damai, dan bersatu maka sudah tentu stabilitas keamanan dan ketertiban akan terjamin kesatuan bangsa serta masyarakat juga akan terpelihara.
“Alhamdulillah, kita dapat berkumpul bersama seraya bersilaturahmi dengan para tokoh lintas agama dan ormas di Kota Pekanbaru. Harapannya, pada pertemuan ini kita dapat mewujudkan kerukunan umat beragama yang hakiki di Provinsi Riau,” ujarnya, Jumat (7/6).
“Sebagai sebuah lembaga yang berbasis pada pemuliaan nilai-nilai agama. Kita berharap FKUB mampu menampung aspirasi, membantu mengurai potensi konflik, dan menyejukkan umat beragama di Indonesia,” tambahnya.
Mantan pejabat Kementerian Pekerjaan Umum itu juga menyampaikan bahwa kondisi kerukunan beragama di Provinsi Riau dalam keadaan aman dan kondusif. Indeks Kerukunan Umat Beragama Provinsi Riau pada tahun 2023 sebesar 71.60.
Lanjutnya, nilai ini mengalami sedikit penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2022 lalu, indeks kerukunan umat beragama Provinsi Riau mencapai 74.32. Nilai indeks kerukunan ini masih berada dalam kategori baik. Oleh karenanya, SF Hariyanto berharap indeks kerukunan umat beragama Provinsi Riau 2024 ini naik signifikan.
“Saya harap kita dapat membangun komunikasi dan sinergi yang baik antarpemerintah, masyarakat, FKUB, dan para tokoh agama. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan senantiasa memberikan dukungan terhadap segala upaya penciptaan kerukunan antar umat beragama di Bumi Lancang Kuning,” ujarnya.
Sebagai informasi, saat dialog tokoh lintas agama dan organisasi masyarakat Provinsi Riau 2024 ini, turut hadir Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau Jenri Salmon Ginting, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, serta tamu undangan lainnya.(adv/sol)
Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…
Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…
AI membantu kerja jurnalistik, tetapi jurnalis tetap wajib menemukan, memverifikasi, dan mempertanggungjawabkan fakta di tengah…
BGN menghentikan sementara 129 SPPG, termasuk 15 di Riau, karena belum memiliki Surat Penetapan KPM…
Mantan kuasa hukum PT SPRH Zulkifli dituntut 14 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI…
Pemko Pekanbaru menyiagakan 21 Puskesmas untuk menangani dampak kabut asap Karhutla dan memastikan pelayanan kesehatan…