Categories: Riau

Waspada! Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak Rumah hingga Warung di Riau

RIAUPOS.CO – Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah Riau dalam beberapa hari terakhir. Dampaknya cukup serius, mulai dari pohon tumbang hingga belasan warung roboh di kawasan wisata Batu Enam, Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir.

Duty Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Pekanbaru, Elisa JS Kedang, mengimbau masyarakat agar tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem ini. “Kami minta masyarakat selalu waspada terhadap potensi angin kencang,” ujarnya, Senin (6/10) malam.

Di Bagansiapiapi, angin kencang yang diperkirakan puting beliung membuat sejumlah pohon tumbang di kawasan Bagan Punak Meranti, ruas jalan lintas kecamatan, hingga area perkantoran Pemkab Rohil. Bahkan ikon tulisan “Rokan Hilir Negeri Seribu Kubah” di Tugu Ikan tampak roboh sebagian.

Belasan warung pedagang di Batu Enam ikut ambruk akibat terpaan angin. Herwanto, salah seorang pedagang, mengaku angin kencang terjadi tiga kali. “Di putaran ketiga, pohon-pohon langsung tumbang dan rumah ikut rusak. Saat itu langit begitu gelap, bahkan saya sempat berpikir jangan-jangan ini kiamat,” tuturnya.

Siti Hajar, pedagang lainnya, juga terkejut dengan peristiwa ini. Bagian atap warungnya roboh. Ia berharap pemerintah segera turun tangan membantu. “Kalau tidak uang, kayu pun sudah cukup untuk memperbaiki bangunan warung,” ucapnya.

Kepala DLH Rohil, Suwandi, menyebut petugas langsung dikerahkan untuk pembersihan. “Kami prioritaskan pohon tumbang di ruas jalan agar tidak membahayakan pengendara. Syukurlah sejauh ini tidak ada korban jiwa,” katanya.

Sementara di Siak, sehari sebelumnya, puting beliung juga melanda Kampung Sialang Sakti, Kecamatan Dayun. Sebanyak 89 rumah warga terdampak, sebagian besar mengalami kerusakan di bagian atap. Hingga Senin (6/10) sore, BPBD bersama perangkat desa masih melakukan pendataan.

Camat Dayun, Wahyudi, mengatakan bantuan darurat sedang disiapkan, termasuk pangan dan bahan bangunan. “Warga memilih memperbaiki rumah masing-masing, jadi dapur umum tidak diperlukan. Dukungan dari Baznas dan perusahaan juga sangat diharapkan,” ujarnya.

Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Siak, Hastuti Syakila, menegaskan pendataan lengkap dengan KTP pemilik rumah diperlukan agar bantuan dapat segera diajukan. Bantuan nantinya tidak hanya berupa sembako, tetapi juga uang tunai untuk memperbaiki kerusakan.(end/fad/mng/das)

Redaksi

Recent Posts

Ramadan yang Proporsional: Syiar Terjaga, Dhuafa Terbantu

manakah yang lebih utama: menyediakan makanan berbuka puasa di masjid yang dapat dinikmati semua kalangan,…

13 jam ago

Edi Basri dan Iskandar Hoesin Lolos Verifikasi Caketum KONI Riau, Musorprov Diusulkan Awal Maret

Dua calon Ketua Umum KONI Riau, Edi Basri dan Iskandar Hoesin, lolos verifikasi dan siap…

13 jam ago

Tak Wajib Tutup, Rumah Makan di Meranti Tetap Buka Normal Saat Ramadan

Pemkab Meranti izinkan rumah makan tetap buka normal selama Ramadan tanpa wajib tirai, sementara tempat…

15 jam ago

Kemenkeu Ungkap Penarikan Utang Baru Sudah Tembus Rp127,3 Triliun

Kemenkeu mencatat penarikan utang baru pemerintah mencapai Rp127,3 triliun hingga Januari 2026 atau 15,3 persen…

16 jam ago

REI Riau Bagikan Sembako Ramadan untuk Ojol Perempuan dan Petugas Kebersihan

DPD REI Riau membagikan 100 paket sembako Ramadan untuk ojol perempuan, petugas kebersihan, duafa, dan…

17 jam ago

Pekanbaru Siapkan Bundaran MP Bergaya Melayu, Target Jadi Landmark Baru

Bundaran MP Pekanbaru akan dibangun dengan konsep Melayu, air mancur, dan videotron. Proyek senilai hampir…

18 jam ago