Categories: Riau

Corona Bisa Dihilangkan kalau Masyarakat Kompak Lakukan Protokol Kesehatan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Peningkatan Sumber Daya Manusia Kesehatan, dr Mariya Mubarika, menyebut bahwa virus corona (Covid-19) sebenarnya bisa dihilangkan dari suatu daerah. Kuncinya, yakni  masyarakat yang kompak menjalankan protokol kesehatan selama 14 hari atau dua pekan.

"Kalau selama dua pekan kita kompak menerapkan protokol kesehatan, maka virus corona yang ada di Riau ini akan hilang semua. Jadi bisa dilihat video-video di Wuhan saat ini, mereka sudah berhasil melawan virus dengan protokol kesehatan saja," katanya usai rapat bersama Satgas Covid-19 Riau di Gedung Daerah Pekanbaru (6/10/2020).

Lebih lanjut dikatakannya, penyebaran Covid-19 yang terjadi di tengah-tengah masyarakat saat ini, akibat dari masih tidak  disiplinnya masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Termasuk bagi orang tanpa gejala (OTG) positif  Covid-19 yang seharusnya mengkarantinakan diri tetap bebas keluar, tanpa ada kesadaran virus tersebut akan menyebarkan kepada orang terdekat," sebutnya.

Untuk itu, ia menegaskan terhadap OTG tersebut, harus ada kesadaran dari diri sendiri untuk bisa melakukan karantina atau Isolasi mandiri.

"Untuk isolasi mandiri kepatuhannya memang tergantung dari kesadaran masing-masing," ujarnya. 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun

Pesan Redaksi:

Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut  mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Bangunan Bersejarah Rohul Dibersihkan, Pj Sekda Ajak Hidupkan Goro

Pj Sekda Rohul pimpin goro Selasa Bersih di kawasan aset bersejarah Pasirpengaraian untuk menjaga kebersihan…

14 jam ago

Tinggal Tunggu SK Mendagri, 19 Desa di Rohul Siap Naik Status

Sebanyak 19 desa persiapan di Rohul tinggal menunggu penetapan kode desa dari Mendagri untuk menjadi…

17 jam ago

30 Ton Ikan Mati, DPRD Minta DLH Transparan Soal Sungai Tapung

DPRD Kampar mendesak DLH segera merilis hasil uji dugaan pencemaran Sungai Tapung setelah 30 ton…

17 jam ago

BPNT Segera Cair di Meranti, 41 Ribu KK Masuk Daftar Penerima

Sebanyak 41 ribu KK di Meranti akan menerima BPNT berupa beras dan minyak. Jumlah penerima…

17 jam ago

Mulai Jumat Ini, ASN Kuansing Kerja dari Kecamatan, Wajib Naik Sepeda!

Pemkab Kuansing terapkan WFH tiap Jumat mulai 24 April. ASN bekerja di kantor camat sesuai…

18 jam ago

146 Peserta Berebut Beasiswa Penuh YPCR 2026, Ini Tahapan yang Harus Dilewati

146 peserta mengikuti seleksi Beasiswa YPCR 2026 di PCR Pekanbaru. Dari 732 pendaftar, hanya sebagian…

18 jam ago