Categories: Riau

Direksi hingga Petugas Lapangan PT SSS Diperiksa

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Belasan saksi telah menjalani pemeriksaan dalam pengusutan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di area konsensi PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS). Pemeriksaan ini, untuk merampungkan proses penyidikan perkara yang menjerat perusahaan tersebut.

PT SSS merupakan perusahaan pertama yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Daerah (Polda) Riau pada 8 Agustus lalu. Hal ini, lantaran perusahaan bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dinilai lalai menjaga area konsensi miliknya, dan menyebabkan lahan seluas 150 hektare di Kabupaten Pelalawan hangus terbakar pada Februari 2019.  Penetapan tersangka PT SSS berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau dibantu Polres Pelalawan dan menyertakan keterangan ahli di dalamnya. Langkah itu, sebagai bentuk komitmen Korps Bhayangkara Riau dalam penegakan hukum kasus karhutla.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto mengatakan, penanganan perkara karhuta atas tersangka PT SSS, masih berjalan. Sejauh ini, diakuinya, penyidik tengah melakuan pemeriksaan saksi-saksi dalam pengumpulan keterangan dan alat bukti guna merampung proses penyidikan.

"Masih pemeriksaan saksi. Saat ini sudah 18 saksi dimintai keterangan," ungkap Sunarto kepada Riau Pos, Kamis (5/9).

Para saksi yang diperiksa, sambung Sunarto, di antaranya Direktur Utama (Dirut) PT SSS, jajaran direksi serta petugas lapangan perusahaan tersebut. Selain itu, kata dia, penyidik juga telah memintai keterangan satu saksi ahli. Direncanakanada penambahan saksi ahli lainnya mulai dari pidana lingkungan, kerusakan lingkungan serta pejabat Dinas Kehutanan dan Badan Pertanahan Nasional.(rir)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Sempat Tertunda, Fakhriadi Syamsuddin dan Istri Resmi Berangkat Haji Bersama Kloter BTH 21

Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…

3 jam ago

Puluhan Warga Belanda Datangi Desa Koto Kombu, Napak Tilas Sejarah Keluarga

Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…

5 jam ago

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

16 jam ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

20 jam ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

1 hari ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

2 hari ago