Evakuasi enam ABK yang selamat, mereka dibawa ke Dumai, Kamis (5/9/2019). (Foto Kru kapal Seroja dan Basarnas for Riau Pos)
DUMAI (RIAUPOS.CO) — Nakhoda KM Hamisa Jaya GT 30 Samsudin (48) terlihat menahan air matanya. Pria asal Babel itu mengaku merupakan satu mukjizat bisa selamat dari tragedi tenggelamnya kapal yang dinakhodai di sekitar Selat Karimata, 35 milarah utara dari Belitung.
Dirinya dan lima ABK lainnya (Irwanto, 19), (Hariyadi, 33) (Abdul Luhung,(58), (Ferdiyanto, 40), (Ilyas, 33) diselamatkan kru Kapal Tangker Seroja yang sedang melintas di perairan tersebut dengan tujuan ke laut Dumai. Mereka ditemukan ABK Kapal Seroja pada, Senin (2/9) sekitar pukul 10.00 WIB.
Syamsuddin mengaku kapalnya mulai tenggelam pada Ahad (1/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Ia menyebutkan mesin penyedot air tidak berfungsi, hal itulah membuat kapalnya mulai tenggelam karena air masuk ke lambung kapal.
"Kami mencoba meminta pertolongan dari kapal yang melintas, namun mereka tidak mau menolong," ujarnya.
Namun, lama ke lamaan air laut semakin memenuhi kapal. Hal itu membuat dirinya dan lima ABK lainnya hanya bisa pasrah. Hingga malam belum ada pertolongan lain, alat komunikasi tidak bisa digunakan lagi. Apalagi saat itu signal telepon selular hilang.
"Kami tetap bertahan, masih kapal belum tenggelam sepenuhnya, namun lama kelamaan kapal hanya tersisa sedikit," tuturnya.
Ia mengaku dirinya dan para ABK bertahan selama 24 jam di lautan dengan alat seadanya. "Saat itu kami hanya bisa pasrah dan berharap ada pertolongan datang," sebutnya.(hsb)
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…
Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…
Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…
Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…
Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…