Categories: Kuantan Singingi

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Debit air Sungai Kuantan pada Sabtu (16/5/2026) terus mengalami penurunan dibandingkan dua hari sebelumnya. Kondisi ini dipengaruhi rendahnya curah hujan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) maupun wilayah Sijunjung, Sumatera Barat.

Curah hujan di wilayah Sumatera Barat, terutama Kabupaten Sijunjung, diketahui sangat memengaruhi kondisi Sungai Kuantan. Hal itu karena aliran Sungai Ombilin dan Pelangki bermuara langsung ke Sungai Kuantan.

Pantauan di Tepian Narosa Telukkuantan menunjukkan permukaan air Sungai Kuantan sudah jauh turun hingga meninggalkan tangga batu di kawasan tersebut. Surutnya debit air juga mulai terlihat di sejumlah permukiman warga di sepanjang aliran sungai, seperti di Kecamatan Pangean, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang dan Inuman.

Genangan banjir di wilayah tersebut kini mulai surut dan hanya menyisakan lumpur serta sisa genangan air di lingkungan warga.

Meski demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuansing mencatat banjir luapan Sungai Kuantan yang terjadi selama dua hari, Kamis (14/5/2026) hingga Jumat (15/5/2026), berdampak pada ratusan rumah dan sejumlah fasilitas umum di empat kecamatan.

Kalaksa BPBD Kuansing, H Yulizar mengatakan, total terdapat 526 rumah terdampak banjir. Selain itu, empat unit musala, empat sekolah, satu puskesmas dan satu kantor desa juga ikut terdampak di Kecamatan Pangean, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang dan Inuman.

Di Kecamatan Pangean, desa yang paling awal terdampak banjir, rinciannya yakni Desa Pangit sebanyak 15 rumah, satu sekolah dan satu musala. Desa Pulau Deras tercatat 50 rumah dan satu puskesmas terdampak. Kemudian Desa Pembatang sebanyak 25 rumah dan Desa Padang Kunyit 70 rumah. Total di Kecamatan Pangean mencapai 160 rumah, satu musala, satu sekolah dan satu puskesmas.

Sementara di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Desa Pelukahan tercatat 15 rumah dan satu musala terdampak. Desa Pulau Baru sebanyak 10 rumah, Desa Lombok 15 rumah dan Desa Pulau Beralo 15 rumah. Total keseluruhan mencapai 55 rumah dan satu musala.

Di Kecamatan Kuantan Hilir, Desa Pulau Kijang terdapat tiga rumah dan satu kantor desa terdampak banjir. Sedangkan Desa Kampung Tengah tercatat 45 rumah terdampak. Total di wilayah ini mencapai 48 rumah dan satu kantor desa.

Kemudian di Kecamatan Inuman, Desa Pulau Busuk tercatat 73 rumah dan satu musala terdampak. Desa Pulau Sipan sebanyak 70 rumah, satu musala dan satu sekolah. Selanjutnya Desa Seberang Pulau Busuk mencapai 110 rumah serta dua sekolah terdampak. Desa Pulau Busuk Jaya juga tercatat 10 rumah terdampak banjir.

“Total di Kecamatan Inuman yang terdampak sebanyak 263 rumah warga, tiga unit sekolah dan dua unit musala,” ujar Yulizar.

Saat ini BPBD Kuansing telah mengajukan permohonan bantuan makanan kepada BPBD Riau untuk segera disalurkan kepada warga terdampak banjir.

Meski kondisi air sudah surut dan tidak lagi menggenangi permukiman warga, Yulizar tetap mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Relawan bencana di masing-masing kecamatan juga terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan.(dac)

Redaksi

Recent Posts

Besok Pagi! Bergerak Bersama Mitsubishi Motors dan Riau Pos Hadirkan Rifat Sungkar di Pekanbaru

Mitsubishi Motors bersama Riau Pos menggelar Bergerak Bersama di Grand Ubud Pekanbaru dengan beragam aktivitas…

13 jam ago

Pemko Pekanbaru Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Layanan Pengaduan SPMB Dibuka

Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…

1 hari ago

PKL Kembali Menjamur di Sekitar Jembatan Siak IV, Satpol PP Pastikan Penertiban Berlanjut

PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…

1 hari ago

BBM Langka di Pulau Bengkalis, Pertalite Eceran Tembus Rp25 Ribu per Liter

Kelangkaan BBM di Pulau Bengkalis membuat warga kesulitan beraktivitas. Antrean panjang terjadi di SPBU, sementara…

2 hari ago

Tak Seramai Tahun Lalu, Animo Pengunjung Festival Bakar Tongkang Rohil Berkurang

Festival Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi berlangsung lancar, namun jumlah pengunjung menurun. Tiang tongkang roboh…

3 hari ago

Pendaftaran SPMB SD Pekanbaru Ditutup Hari Ini, Pengumuman Dijadwalkan 3 Juli

Hari terakhir pendaftaran SPMB SD Negeri Pekanbaru diwarnai kedatangan wali murid ke sekolah untuk memastikan…

3 hari ago