Categories: Riau

Pegawai Korps Adhyaksa Mendadak Dites Urine

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Seluruh pegawai Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dan Kejari Pekanbaru menjalani tes urine, Senin (5/8) pagi. Kegiatan ini, sebagai bentuk pencegahan penyalahgunaan narkotika bagi pegawai Korps Adhyaksa. 

Satu per satu pegawai tak laput dari pemeriksaan tes urine oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau di aula kantor sementara Kejati Riau, Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru.

Pada kesempatan itu, Kajati Riau Uung Abdul Syakur beserta Wakil Dr Mia Amiati para asisten, Kabag TU David Pujakesuma, dan Kajari Pekanbaru, Suripto Irianto turut menjalani tes urine. 

Kajati Riau, Uung Abdul Syakur mengatakan, pelaksanaan kegiatan tersebut untuk memastikan jaksa dan pegawai bebas dari penyalahgunaan narkoba. Karena ditegaskan dia, pihaknya komitmen dalam pemberantasan barang haram. 

 “Saya berharap seluruh Jaksa dan pegawai Kejaksaan di Riau tidak ada satu pun yang terindikasi atau menyalahi narkoba,” tegas Uung. 

Jika dalam pelaksanaan tes urine didapati ada yang positif mengonsumsi narkotika, sambung Uung, pihaknya bakal memberikan sanksi tegas sesuai dengan aturan dan ketentuan berlaku. “Tidak ada toleransi bagi jaksa atau pegawai Tata Usaha yang memakai narkoba,” ungkapnya. 

Pada kegiatan itu, diketahui diikuti sebanyak 246 orang pegawai yang melakukan pemeriksaan urine. Namun, diakui Kajati Riau, ada beberapa orang tidak hadir dalam kegiatan yang menggandeng BNNP Riau. “Ada memang yang tidak hadir. Karena kegiatan ini kan dadakan, tentunya ada yang tidak tahu. Nanti kita tindaklanjuti,” pungkas Kajati. 

 Kasi Narkotika Bidang Pidana Umum (Pidum) Kejati Riau, Edy M Samosir tak menampik, ada beberapa urine milik pegawai yang dinyatakan positif menggunakan narkoba. Akan tetapi terhadap hasil itu, pihaknya bersama BNNP Riau akan mengklarifikasi ulang terhadap pegawai yang urinenya dinyatakan positif.

“Nanti mereka yang positif menggunakan narkoba kita klarifikasi ulang. Ini masih diteliti sama BNN. Kita kan tidak tahu, apakah narkoba atau obat-obatan seperti obat sakit gigi,” tambah Edy. 

Hal senada juga diutarakan  Kepala Bidang (Kabid) Penindakan dan Pemberantasan BNNP Riau, AKBP Haldun SH MH. Dia menyampaikan, pihaknya akan melakukan klarifikasi bersama pihak Kejaksaan terkait ada beberapa orang pegawai yang positif narkoba. 

“Nanti kita klarifikasi ulang terkait beberapa orang yang urinenya positif mengandung narkoba,” jelasnya seraya mengatakan, klarifikasi untuk memastikan benda apa yang dikonsumsi oleh pegawai tersebut.(rir)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Bangunan Bersejarah Rohul Dibersihkan, Pj Sekda Ajak Hidupkan Goro

Pj Sekda Rohul pimpin goro Selasa Bersih di kawasan aset bersejarah Pasirpengaraian untuk menjaga kebersihan…

5 jam ago

Tinggal Tunggu SK Mendagri, 19 Desa di Rohul Siap Naik Status

Sebanyak 19 desa persiapan di Rohul tinggal menunggu penetapan kode desa dari Mendagri untuk menjadi…

8 jam ago

30 Ton Ikan Mati, DPRD Minta DLH Transparan Soal Sungai Tapung

DPRD Kampar mendesak DLH segera merilis hasil uji dugaan pencemaran Sungai Tapung setelah 30 ton…

8 jam ago

BPNT Segera Cair di Meranti, 41 Ribu KK Masuk Daftar Penerima

Sebanyak 41 ribu KK di Meranti akan menerima BPNT berupa beras dan minyak. Jumlah penerima…

8 jam ago

Mulai Jumat Ini, ASN Kuansing Kerja dari Kecamatan, Wajib Naik Sepeda!

Pemkab Kuansing terapkan WFH tiap Jumat mulai 24 April. ASN bekerja di kantor camat sesuai…

9 jam ago

146 Peserta Berebut Beasiswa Penuh YPCR 2026, Ini Tahapan yang Harus Dilewati

146 peserta mengikuti seleksi Beasiswa YPCR 2026 di PCR Pekanbaru. Dari 732 pendaftar, hanya sebagian…

9 jam ago