PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Setelah sempat dilakukan pembersihan dan sterilisasi, laboratorium biomolekuler RSUD Arifin Achmad saat ini sudah kembali beroperasi normal. Per hari Rabu (4/11/2020) kemarin, total sampel swab yang diperiksa mencapai 815 sampel.
Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, dari jumlah sampel yang diperiksa tersebut, 182 di antaranya ditemukan positif Covid-19. Sementara itu, untuk total sampel yang diperiksa di laboratorium biomolekuler hingga saat ini berjumlah 148.840 sampel.
"Dengan sudah beroperasi secara normalnya laboratorium biomolekuler RSUD Arifin Achmad, maka jumlah sampel yang diperiksa juga banyak. Hal ini juga yang membuat penambahan pasien positif Covid-19 kembali tinggi," kata Mimi, Kamis (5/11/2020).
Dengan masih adanya ditemukan pasien positif Covid-19 di Riau, Mimi kembali mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan. Karena jika tidak, dikhawatirkan akan terjadi lonjakan pasien positif Covid-19 pasca libur panjang.
"Dengan menjalankan protokol kesehatan, Insya Allah kita akan terhindar dari Covid-19. Yakni dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan," imbaunya.
Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
Pesan Redaksi:
Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.
#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…