Categories: Riau

Dijanjikan Rp50 Juta Jemput 30 Kg Sabu

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — TERSANGKA pembawa sabu 30 kg yang ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau pada Ahad (1/9) dini hari lalu, terancam hukuman mati. Pasalnya pria berinisial MWD itu bukan hanya seorang kurir, melainkan pengedar barang haram yang masuk dalam sindikat jaringan internasional.

 

Tak hanya itu, warga Kabupaten Siak tersebut juga bakal dimiskinkan dengan dijerat tindak pidana pencucian uang (TPPU). Hal itu terungkap dalam ekspose pengungkapan kasus yang dipimpin Kepala BNNP Riau Brigjen Pol Untung Subagyo di Kantor BNNP Riau Jalan Pepaya, Rabu (4/9).

"MWD ini, bukan kurir. Tapi pengedar narkoba," ungkap Untung didampingi Penyidik Madya BNNP Riau AKBP Haldun dan Kasi Narkotika Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Edy Monang Samosir.

Dijelaskan Untung, pria 33 tahun itu ditangkap saat melintas di Jalan Lintas Siak-Pekanbaru atau Maredan, Ahad (1/9) dini hari. Pengungkapan ini me­rupakan hasil penyelidikan informasi masyarakat terkait ada seorang pengendara roda empat membawa narkoba menuju Pekanbaru. Lalu, petugas BNNP Riau melakukan pengintaian dan berhasil mencegat laju kendaraan MWD. Di dalam mobil MWD, petugas BNNP Riau mendapati barang bukti berupa narkotika jenis sabu-sabu seberat 30 kg yang dimasukan ke tas dan karung di bagasi mobil.

Mantan pejabat BNNP Papua Barat itu menyebut sabu 30 kg itu milik seorang pria yang telah dikantongi identitas dan masih dalam pengejaran. Pemilik sabu itu diketahui bagian jaringan narkotika internasional dari Malaysia, Bengkalis dan Pekanbaru. "Kami menyebutnya Mr X. Identitasnya sudah dikantongi. Mudah-mudahan tertangkap," sebut Untung.

Dikatakan Untung, semula barang haram senilai puluhan miliar itu dijemput Mr X dari Bengkalis setelah dikirim dari Malaysia melalui jalur laut. Selanjutnya, sabu itu dibawa pemilik menggunakan kendaraan roda empat menuju Pekanbaru, Sabtu (31/8) lalu. Akan tetapi di tengah perjalanan, tepatnya di Jembatan Siak Sri Indrapura, ada razia lalu lintas dari Polres Siak. Atas kondisi itu, tambah Untung, Mr X memacu kendaraannya dan menerobos razia serta hampir menabrak sejumlah anggota polisi. Sehingga, aksi kejar-kejaran antara pelaku dan personel Satlantas tak terelakkan. Namun, Mr X berhasil lolos dari kejaran.  "Setelah lolos, Mr X ini berhenti di pinggir jalanan sekitaran daerah Dayun, Siak untuk membuang sabu itu. Dan melanjutkan perjalanan ke Pekanbaru," papar jenderal bintang satu.(ted)
>>> Selengkapnya baca koran Riau Pos

Laporan: Riri Radam
Editor: Arif

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Makam Remaja Korban Dugaan Perundungan Dibongkar, Polisi Cari Fakta Baru

Polda Riau membongkar makam remaja yang diduga menjadi korban perundungan. Hasil autopsi akan menjadi bukti…

24 jam ago

Mobil Ayah Sendiri Digondol Anak Kandung, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

Pria di Kampar ditangkap usai diduga mencuri mobil dan ponsel milik ayah kandungnya. Pelaku juga…

1 hari ago

HSBL Seri Perawang Resmi Bergulir, Siak Bidik Lahirkan Wakil Tangguh ke DBL

Riau Pos-HSBL 2026 Seri Perawang resmi dibuka di GOR Tualang. Pemkab Siak berharap kompetisi melahirkan…

1 hari ago

Teror Monyet Belum Usai, Pembelajaran Daring Diterapkan Demi Keselamatan Siswa

Teror monyet liar di Tembilahan kini mengganggu aktivitas sekolah. Siswa dipulangkan dan pembelajaran daring diterapkan…

1 hari ago

Tiga Hari Dicari, Satu Korban Kapal Tenggelam Ditemukan Tewas, Satu Masih Hilang

Tim SAR menemukan Amir meninggal dunia pada hari ketiga pencarian korban kapal tenggelam di Meranti.…

1 hari ago

Pendaftaran Masih Dibuka, 830 Peserta Sudah Amankan Tempat di Gowes Merdeka

Peserta Riau Pos Gowes Merdeka 2026 telah mencapai 830 orang dari 81 komunitas. Pendaftaran masih…

1 hari ago