MENINJAU: Wakil Bupati Kuansing H Halim didampingi Sekda Dr H Dianto Mampanini SE MT dan Kepala BPKAD Hendra AP MSi saat meninjau mobil dinas di halaman Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jumat (2/8/2019).
(RIAUPOS.CO) — Waktu 1×24 jam untuk menarik mobil dinas yang diberikan Wakil Bupati Kuansing H Halim kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kunsing sudah habis sejak Jumat (2/8) yang lalu. Namun, masih ada beberapa mobil dinas lagi yang belum “parkir” di halaman rumah dinas Bupati Kuansing.
Menanggapi masih adanya beberapa mobil dinas yang belum diserahkan tersebut, Kepala BPKAD Kuansing, Hendra AP MSi, Ahad (4/8) menyebutkan, beberapa mobil yang belum diserahkan itu masih ada dalam perjalanan dinas.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pimpinan OPD terkait penarikan mobil dinas yang belum diserahkan. Kebanyakan mobil dinas itu ada yang masih dalam perjalanan karena dinas luar. Kita tunggu dulu. Kalau pagi ini mereka tidak mengantarkannya, ya sesuai dengan perintah Pak Wabup, harus dijemput paksa,” ujar Hendra menirukan ucapan Wabup Halim.
Selain berada diluar, lanjut Hendra, mobil dinas tersebut juga ada yang mengalami rusak di bengkel, sehingga tidak bisa antar ke halaman rumah Bupati Kuansing. Namun, walau demikian, pihaknya akan mengecek keberadaan mobil dinas yang masih diluar.
“Akan kita cek. Kalau keberadaanya di bengkel, kita lihat dan kita foto, sehingga kita bisa mendatanya. Nanti kalau ada yang bertanya tentang mobil dinas, kita bisa tunjukkan langsung di mana keberadaan mobil itu. Dan kami juga sudah koordinasi dengan Satpol PP untuk menarik mobil dinas yang belum diantar tersebut,” tegas Hendra.
Meskipun demikian, lanjut Hendra, OPD yang dalam waktu dekat sangat memerlukan mobil untuk operasional, pihaknya akan memberikan mobil tersebut. Dengan catatan, atas nama pinjaman.
Iya, dalam beberapa pekan ke depan, kita di Kuansing banyak kegiatan seperti pacu jalur dan pemilihan kepala desa serentak. Ini tentu akan memerlukan mobil. Nah, ini akan kami pinjamkan. Sebab penggunaanya untuk kepentingan Kabupaten Kuansing. Dipinjaman itu nanti akan tertera berapa lama dan keperluan apa saja,” beber Hendra.
Bahkan, lanjut Hendra, bukan aset berupa kendaraan saja, selain itu pihaknya juga akan menertibkan aset berupa bangunan yang dinilai masih banyak yang tidak tepat sasaran. Namun dalam waktu dekat ini, pihaknya fokus masalah roda empat. “Kita selesaikan ini dulu. Nanti akan kita lakukan bertahap termasuk bangunan dan aset lainnya,” singkat Hendra.(adv)
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…