Categories: Riau

Bapekam Awasi Kinerja Penghulu Kampung

(RIAUPOS.CO) — Selain menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat kampung, tugas dan wewenang Badan Permusyawaratan Kampung (Bapekam)  memiliki peran melakukan pengawasan kinerja Penghulu Kampung.
Pernyataan ini disampaikan Bupati Siak Alfedri saat membuka bimbingan teknis ( bimtek) fungsi dan wewenang Bapekam se-Kabupaten Siak di Hotel Grand Mempura, Selasa (2/7).
“Bapekam harus mampu mendorong dan menyalurkan aspirasi masyarakat serta menggerakkan masyarakat untuk mendukung pembangunan pemerintah,” ujarnya.
Alfedri mengatakan, Bapekam berkedudukan setara dengan pemerintahan kampung, sekaligus merupakan mitra kerja penghulu dalam penyelenggaraan pemerintahan kampung. Dan memiliki kewenangan membahas, menyepakati rancangan peraturan kampung bersama penghulu.
Alfedri berharap para peserta agar proaktif dan mengikuti informasi yang disampaikan oleh narasumber. Sehingga peserta  bisa mengimplementasikan dalam pelaksanaan tugas di kampung masing-masing.
Terkait kampung adat lanjut Alfedri, tinggal menunggu terbitnya Peraturan Daerah Provinsi Riau tentang kampung adat.  Selanjutnya baru bisa diajukan untuk mendapatkan kode register kampung adat dari Kementerian Dalam Negeri.
Untuk itu, sebelum ditetapkan kampung menjadi kampung adat sesuai peraturan perundangan yang berlaku, maka seluruh  proses pemerintahan, tata kelola keuangan dan lainnya disamakan dengan kampung administrasi biasa termasuk proses pembentukan Bapekam.
Dirinya juga berharap  Bapekam hendaknya mengenyampingkan perbedaan yang berpotensi konflik di tengah masyarakat. Meminta untuk mengutamakan semangat kebersamaan untuk membangun.
“Ketika roda pemerintahan kampung sudah berjalan, berpartisipasilah, setidaknya melakukan kontrol terhadap kebijakan-kebijakan dari penghulu. Lakukanlah dengan cara yang baik dan benar,” harapnya.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sopir Truk Pembawa Ratusan Karung Bawang Ilegal Diciduk di Teluk Meranti

Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.

2 jam ago

Miris, 3.011 Anak di Bengkalis Putus Sekolah, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…

2 jam ago

Proyek Drainase Mangkrak, Jalan di Perumahan Lumba-Lumba Digenangi Air Kotor

Proyek drainase di Jalan Merpati, Binawidya, terhenti hampir tiga pekan dan menyebabkan air kotor menggenangi…

2 jam ago

Kabel Semrawut di Pekanbaru Bakal Ditanam Bawah Tanah, Penataan Dilakukan Bertahap

Pemko Pekanbaru mulai menata kabel telekomunikasi semrawut menuju sistem bawah tanah demi estetika dan kenyamanan…

3 jam ago

Sejak Januari, Damkar Pekanbaru Sudah Evakuasi 214 Ular dari Permukiman Warga

Damkar Pekanbaru mencatat 214 evakuasi ular sejak Januari 2026. Ular piton hingga kobra ditemukan masuk…

3 jam ago

Rohul Perkuat Promosi Wisata Lewat Branding Wonderful Indonesia Berbasis Medsos

Pemkab Rohul memperkuat promosi wisata melalui branding Wonderful Indonesia berbasis media sosial untuk mengenalkan destinasi…

3 jam ago