Arus balik di perbatasan Riau-Sumbar terpantau lancar, Sabtu dini hari (5/4/2025). (Warga untuk Riaupos.co)
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Arus balik di jalur lintas Riau-Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu (5/4/2025) terlihat lancar dan aman. Kelancaran ini terpantau di gerbang tol XIII Koto Kampar serta di jalur arteri.
Kapolres Kampar, AKBP Ronald Sumaja, melalui Kasatlantas AKP Vino Lestari, menyatakan bahwa kondisi arus balik di jalur arteri dan gerbang tol XIII Koto Kampar berjalan dengan lancar.
“Arus balik kali ini lebih lancar karena adanya jalan tol. Sebelumnya, jalur arteri sering mengalami kemacetan sebelum adanya tol,” kata Vino Lestari, Sabtu (5/4/2025).
Vino menambahkan bahwa arus balik di gerbang tol XIII Koto Kampar baik untuk kendaraan yang masuk maupun keluar tetap terpantau normal tanpa adanya antrean.
“Untuk titik panorama di XIII Koto Kampar, arus lalu lintas berjalan lancar tanpa antrean. Biasanya, kemacetan terjadi karena banyak wisatawan yang berkunjung ke objek wisata di kawasan tersebut,” jelas Vino.
Selain itu, di jalur alteri di Simpang Batu Besurat, tidak ada antrean karena banyak pengendara yang memilih melalui tol XIII Koto Kampar.
“Pantauan arus balik di perbatasan Sumbar-Riau juga menunjukkan situasi lancar tanpa antrean. Walaupun ada peningkatan volume kendaraan dari Sumbar, arus lalu lintas tetap bergerak lancar dengan kecepatan 30-40 km per jam,” tutup Vino Lestari.
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.