Categories: Riau

Dugaan Penghinaan Gubri Bakal Dihentikan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pengusutan perkara dugaan penghinaan terhadap Gubernur Riau, Syamsuar oleh suporter Curva Nord bakal dihentikan. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tengah mempertimbangkan untuk mencabut laporan tersebut di Polda Riau.

Pengusutan perkara tersebut, berawal dari laporan pengaduan mantan Bupati Siak dua periode melalui Biro Hukum Pemprov Setdaprov Riau melaporkan peristiwa ke kepolisian. Atas laporan itu, penyidik menindaklanjuti dan melakukan penelahaan.

Hasilnya, laporan pengaduan itu telah terpenuhi unsur pidananya. Sehingga, penanganan perkara ditingkatkan ke tahap Laporan Polisi (LP). Dalam proses penyelidikan, penyelidik telah memanggil dan mengklarifikasi sejumlah pihak terkait yang disinyalir mengetahui peristwa guna pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket).

Setelah diyakini rampung, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau melakukan gelar perkara beberapa waktu lalu. Hasilnya, penyidik telah menggantongi satu calon tersangka berinisal IS.

“Kita sudah terima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP), dan perkara sudah mengerucut dengan calon tersangka inisial IS,” ungkap Kepala Sub Litigasi Biro Hukum Provinsi Riau, Yan Dharmadi kepada Riau Pos, Kamis (3/10).

Dikatakan Yan Dharmadi, SP2HP itu juga telah diserahkan kepada Gubernur Riau. Kini, proses selanjutnya terhadap perkara dugaan penghinaan berada di tangan orang nomor satu di Bumi Melayu.

“Pihak Kepolisan menyerahkan sepenuhnya ke Pak Gub, apakah (kasus) tetap dilanjutkan atau bagaimana (dicabut, red),” imbuhnya.

Karena disampaikan Kepala Sub Litigasi Biro Hukum Provinsi Riau, calon tersangka IS telah mengajukan surat permohonan kepada Gubernur Riau meminta mediasi agar mencabut laporan tersebut. Atas permohonan itu, sambung Yan, Gubernur Riau bersedia untuk mencabut laporan dengan sejumlah persyaratan yang mesti dipenuhi bersangkutan.

“Syaratnya itu, IS diminta membuatkan pernyataan permohonan maaf secara terbuka dan diumum media cetak maupun online selama tiga hari. Ini karena Pak Gub mempertimbangkan IS merupakan warga Riau dan sudah mengakui kesalahannya,” ujarnya.(rir)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Kapolda Riau Tinjau TKP Gajah Sumatera Dibunuh, Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah

Kapolda Riau meninjau TKP dugaan pembunuhan gajah sumatera di Pelalawan dan memastikan penyelidikan dilakukan serius…

16 jam ago

Tradisi Mandi Balimau 2026, Muara Lembu Disiapkan Jadi Lokasi Utama

Pemkab Kuansing merencanakan tradisi mandi balimau jelang Ramadan dipusatkan di Kelurahan Muara Lembu, namun masih…

16 jam ago

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

2 hari ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

2 hari ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

2 hari ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

3 hari ago