LAKUKAN OTT: Satgas DLHK Kota Pekanbaru saat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) warga yang membuang sampah sembarangan dan tidak pada waktunya di Jalan Bukit Barisan, Tenayan raya, Pekanbaru, Rabu (2/10/2019).*2/MIRSHAL/RIAU POS
(RIAUPOS.CO) — SATUAN Tugas (Satgas) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada warga yang nakal membuang sampah sembarangan dan tidak pada waktunya pada, Rabu (2/10). Kegiatan OTT kali ini dilakukan di tempat pembuangan sampah (TPS) Jalan Bukit Barisan, Tenayan Raya, Pekanbaru.
Menurut Koordinator Lapangan Satgas DLHK Pekanbaru, Osdepindo mengaku, OTT kembali dilakukan setelah sebelumnya ditunda sementara waktu akibat asap. “Sekarang kami lakukan OTT lagi, kemarin kan kabut asap. Jadi kami tidak melakukan pemantauan di lapangan,” ujar Osdepindo.
Tiga orang warga terciduk sedang membuang sampah di TPS tersebut saat OTT berlangsung. Satgas DLHK memberikan surat tilang dan menahan KTP warga, serta memberikan pemahaman agar masyarakat tak lagi membuang sampah sembarangan.
“Hari ini (kemarin) kami mendapati tiga orang warga membuang sampah sembarangan. Kami sudah tahan KTP-nya dan kami beri surat tilang,” tegas Osdepindo.
Osdepindo mengimbau, kepada masyarakat agar membuang sampah sesuai ketentuan yang berlaku, yakni pada pukul 19.00-05.00 WIB. Bagi masyarakat yang melanggar dan tertangkap saat OTT akan diberikan sanksi berupa denda sebesar Rp250 ribu.
“Buang sampah itu pukul tujuh malam sampai pukul lima pagi. Selain jam itu tidak boleh,” pungkas Osdepindo.
Satgas DLHK Kota Pekanbaru rutin mengadakan OTT di tempat yang berbeda-beda setiap harinya. Osdepindo berharap, agar masyarakat sadar dan OTT tersebut dapat menambah kesadaran masyarakat agar membuang sampah sesuai aturan yang berlaku. “Semoga masyarakat yang buang sampah sembarangan semakin berkurang,” harap Osdepindo.(*2/ksm)
Laporan MUSLIM NURDIN, Pekanbaru
Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…
Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…
Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…
Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…
Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…
Sebanyak 1.500 peserta meramaikan Gowes Merdeka 2026 di Pekanbaru dengan menempuh rute 17 kilometer hingga…